Berburu Harta Luthfi

Dolar Naik Setelah Eropa dan China Turunkan Suku Bunga

  • Dua Jurus Chatib Basri Meredam Inflasi

    Dua Jurus Chatib Basri Meredam Inflasi

    Tempo
    Dua Jurus Chatib Basri Meredam Inflasi

    TEMPO.CO, Jakarta - Menteri Keuangan Muhammad Chatib Basri menyiapkan dua langkah untuk meredam inflasi. Langkah ini diambil menyusul rencana pemerintah menaikkan harga bahan bakar minyak bersubsidi.

  • Emas Jatuh Jelang Kesaksian Bernanke di Kongres

    Antara

    Chicago (ANTARA/Xinhua) - Emas berjangka di divisi COMEX New York Mercantile Exchange jatuh pada Selasa (Rabu pagi WIB), karena investor tetap berhati-hati menjelang kesaksian Ketua Federal Reserve Ben Bernanke tentang prospek ekonomi AS di Kongres pada Rabu. Kontrak emas yang paling aktif untuk pengiriman Juni turun 6,5 dolar AS, atau 0,47 persen, menjadi menetap di 1.377,6 dolar AS per ounce. Bernanke pada Rabu akan memberikan keterangan tentang prospek ekonomi AS, sementara Komite Pasar

  • Pengendalian Inflasi Ala Chatib Basri  

    Pengendalian Inflasi Ala Chatib Basri  

    Tempo
    Pengendalian Inflasi Ala Chatib Basri  

    TEMPO.CO, Jakarta - Menteri Keuangan Chatib Basri mengatakan dampak inflasi memang tidak terelakkan jika harga BBM subsidi naik. Akan tetapi, ia menilai ada beberapa langkah yang bisa dilakukan pemerintah untuk mengendalikan inflasi serta mengatasi dampaknya jika harga BBM subsidi naik. 

New York (AFP/ANTARA) - Tindakan bank sentral untuk merangsang pertumbuhan di zona euro, Inggris dan China dengan penurunan suku bunga dan likuiditas lebih banyak membuat dolar lebih menarik di pasar pada Kamis.

Pada 21.00 GMT (Jumat 04.00 WIB), euro turun lebih dari satu persen terhadap greenback, diperdagangkan pada 1,2391 dolar melemah dari 1,2527 dolar pada Rabu.

Mata uang "safe-haven" yen juga menguat terhadap euro, diperdagangkan pada 99,00 yen per euro dibandingkan dengan 100,05 yen sehari sebelumnya.

Tingkat yen-dolar nyaris datar di 79,88 yen per dolar.

Bank sentral China memimpin aksi dengan penurunan suku bunga mengejutkan, kedua kalinya dalam waktu kurang dari satu bulan, menggarisbawahi ketajaman perlambatan di negara itu dan otoritas memutuskan untuk menghadapinya.

Bank Sentral Eropa (ECB) menurunkan suku bunga ke rekor terendah 0,75 persen, yang secara luas telah diantisipasi.

Pada saat yang sama, bank sentral Inggris (Bank of England) mempertahankan suku bunganya, tetapi mengumumkan stimulus tambahan 50 miliar euro (78 miliar dolar AS, 62 miliar euro).

Pasar yang telah berjalan naik menjelang pengumuman jatuh, dengan beberapa analis mengatakan mereka tidak cukup dan yang lain mengatakan mereka hanya melayani untuk menyoroti bagaimana hal itu mengerikan.

"Hiruk pikuk tindakan oleh beberapa bank sentral, pada saat yang sama ... ketakutan melanda ke dalam hati banyak pedagang sehingga mereka menjual aset-aset yang secara substansial berisiko," kata Neal Gilbert dari perusahaan valas GFT.

"Setelah debu dari aksi pelonggaran tenang, kurs euro-dolar menyerahkan semua keuntungan yang dikumpulkan dari rally pasca KTT Uni Eropa minggu lalu."


"Investor telah membangun harapan mereka terlalu tinggi menjelang pertemuan bank sentral hari ini dan ada peningkatan kekhawatiran bahwa konsensus yang dicapai pada KTT Uni Eropa minggu lalu tidak mengubah permainan sebagai perhatian utama," kata David Morrison di GFT.

Pound merosot menjadi 1,5525 dolar dari 1,5589 dolar. Dolar sedikit lebih tinggi terhadap mata uang Swiss, dibeli 0,9692 franc dibandingkan dengan 0,9588 franc pada Rabu.(rr)

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.

Artikel Bisnis Terpopuler

POLL

Yakinkah Anda, wanita-wanita yang terlibat dengan Ahmad Fathanah akan dikenakan sanksi hukum?

Memuat...
Opsi Pilihan Jajak Pendapat