Perang Lawan Geng Motor

Dosen Fisip UI Dibunuh Keponakan Sendiri

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Petugas dari Reskrim Polrestra Tangerang Kota dan Polsek Metro Cileduk berhasil menangkap pelaku pembunuhan Suwantji (73), dosen FISIP UI, Selasa (18/4/2012) pukul 24.00 di Jl Timo Jakarta Selatan.

"Pelakunya keponakannya sendiri, atas nama Satriyo Utomo alias Uut (45). Dan pelaku memang biasa datang ke rumah korban untuk minta bantuan. Pas kali itu mau minta bantuan tapi tidak dipenuhi sehingga terjadilah pembunuhan" ucap Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Rikwanto, Rabu (18/4/2012).

Dijelaskan Rikwanto, modus pelaku membunuh korban lantaran keinginannya untuk meminjam uang demi membayar kontrakan tidak dipenuhi korban.

"Pelaku perlu uang untuk membayar kontrakan selama tiga bulan. Pas mau pinjam uang, pelaku malah dicaci maki. Pelaku emosi kemudian menyetrum korban dengan setrum gun untuk membuat korban pingsan," ungkap Rikwanto.

Kemudian korban berteriak, pelaku langsung membekap mulut korban lalu mencekik leher korban. Pelaku langsung mengambil gelang dan anting korban.

"Pengakuan pelaku, gelang, anting emas seberat 22 gram serta HP korban dijual seharga Rp 8.650.000," kata Rikwanto.

Kini pelaku menjalani pemeriksaan di Polsek Cileduk, dan diancam pasal 365 tentang pencurian dengan kekerasan hingga mengakibatkan kematian dengan ancaman pidana 12 tahun penjara.

Untuk diketahui, Suwantji Sisworahardjo (73) ditemukan tewas Minggu (15/4/2012) pukul 17.00 WIB di kediamannya di Jl Kalpataru no. 28 RT 05/07 Komplek Larangan Indah Ciputat Tangerang.  Jenazahnya ditemukan sudah membengkak dan biru terduduk dan bersandar di ruang teras belakang.

Hasil otopsi dokter forensik Rumah Sakit Umum Daerah Tangerang menunjukkan, korban meninggal akibat pendarahan di bagian kepala. Luka di kepala akibat pukulan benda tumpul sehingga menyebabkan pendarahan.

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.

POLL

Yakinkah Anda, wanita-wanita yang terlibat dengan Ahmad Fathanah akan dikenakan sanksi hukum?

Memuat...
Opsi Pilihan Jajak Pendapat