Liputan6.com, Jakarta: DPR menunggu kebijakan pemerintah terkait masalah bahan bakar minyak bersubsidi. Kalau kenaikan harga dinilai sebagai solusi satu-satunya agar anggaran subsidi tidak membengkak, maka DPR siap membahasnya.
"Tunggu saja nanti umpan dari pemerintah seperti apa," kata Wakil Ketua DPR Priyo Budi Santoso, Jakarta, Kamis (23/2). Menurut Priyo, metode menaikkan harga BBM bisa melalui perubahan Anggaran Pendapatan Belanja Negara. "Bisa saja, hanya sampai dimana keberanian pemerintah," ujarnya. Namun apabila tidak seperti itu, DPR tidak akan mendesak.
Terdapat alternatif lain, yakni dengan melakukan konversi. Namun konversi punya kelemahan yakni pemerintah belum menyediakan infrastruktur memadai untuk menjalankan kebijakan ini.
"Kalau ini berhasil, kita tidak akan dihantui kenaikan biaya, baik secara dunia ataupun apa. Saya minta Kementerian Energi Sumber Daya Mineral dan Kementerian Ekonomi tidak ragu untuk segera mempercepat insfratruktur," pungkas Priyo.(WIL/JUM)


2 komentar