Montreal (AFP/ANTARA) – Dua orang terjebak saat sebagian langit-langit di sebuah pusat perbelanjaan di Ontario utara runtuh, dan salah satu dari dua orang yang terjebak itu meninggal.
“Kami telah mendapatkan beberapa informasi visual yang berkaitan, yang menggambarkan rekaman keruntuhan yang memakan korban dalam kasus ini,” kata penyelidik untuk Polisi Provinsi Ontario (OPP), Percy Jollymore kepada pers.
“Kami tidak dapat memastikan identitas, kami tidak dapat mengonfirmasi apapun tentang itu," tambahnya, dengan menambahkan bahwa struktur yang runtuh itu masih tidak terlalu stabil, sehingga tim penyelamat belum dapat mencapai zona kritis tersebut.
Sejak runtuhnya sebagian atap struktur parkir di Algo Centre Mall di Elliot Lake pada Sabtu, 22 korban dirawat karena mengalami luka-luka, sebagian besar korban mengalami luka ringan.
"Beberapa anggota pencari kami pada pagi ini mendengarkan sejumlah info. Mereka segera menyerukan ketenangan di lokasi tersebut dan terdapat banyak info. Itu merupakan sebuah indikasi bagi kami, sehingga kami segera melakukan penyelamatan,” kata seorang juru bicara manajemen darurat tersebut.
Polisi tidak mengetahui bahwa setidaknya sembilan orang mungkin berasa di mal itu selama keruntuhan terjadi.
Sebuah tim spesialis dengan anjing pelacak berada di tempat kejadian, dan akan melanjutkan pencarian hingga malam.
Perdana menteri provinsi yang paling padat penduduknya di Kanada, Dalton McGuinty, menyampaikan bela sungkawa dan doa untuk semua orang di seluruh Ontario, terutama bagi para korban dan keluarga korban. (ai/ml)

