Dua Warga Syiah Tewas dalam Bentrokan dengan Kepolisian Saudi

Dubai (AFP/ANTARA) – Dua warga Syiah tewas dalam bentrokan dengan pihak kepolisian, yang terjadi tadi malam di provinsi Qatif, Arab Saudi, menyusul penangkapan seorang ulama Syiah terkemuka dan seorang kritikus pemerintah.


Akhbar Shakuri dan Muhammad Filfel tewas dan puluhan pengunjuk rasa lainnya terluka dalam bentrokan yang meletus ketika pihak kepolisian melepaskan tembakan untuk membubarkan para demonstran yang menentang penangkapan Sheikh Nimr al-Nimr, seperti diungkapkan para aktivis pada Senin.


Kekerasan terjadi di Riyadh Street, arteri utama dari kota Qatif, kata mereka. Laporan-laporan tersebut tidak dapat diverifikasi secara independen.


Kementerian dalam negeri menggambarkan Nimr sebagai "penghasut", saat mereka mengumumkan bahwa Nimr telah ditangkap di Al-Awamiya pada Minggu, setelah terluka di bagian kaki saat melakukan perlawanan.


Ia dipindahkan ke rumah sakit dan akan diinterogasi, kata juru bicara kementerian Mansur Turki, yang dikutip kantor berita resmi SPA.


Sembilan orang telah tewas dalam bentrokan antara pemerintah Saudi dan para pengunjuk rasa di wilayah berpenduduk mayoritas Syiah itu.


Nimr dianggap sebagai salah satu pendukung utama dari demonstrasi yang pertama kali terjadi pada Februari 2011, setelah terjadi gelombang kekerasan antara para peziarah Syiah dan polisi agama di kota suci Madinah.


Aksi protes meningkat setelah kerajaan itu memimpin pasukan tentara ke negara tetangga Bahrain, untuk membantu menghentikan pemberontakan Syiah yang telah berlangsung lama di negara monarki Sunni tersebut.


Diperkirakan dua juta kaum Syiah tinggal di wilayah timur Arab Saudi tersebut, yang memiliki mayoritas cadangan minyak OPEC. Kaum Syiah Saudi sering mengeluh mengalami pengucilan di kerajaan tersebut. (ai/pt)

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.