Dukungan Obama Terhadap "Gay" Tak Pengaruhi Kebijakan

Jakarta (ANTARA) - Dukungan Presiden Barack Obama terhadap perkawinan sesama jenis (gay dan lesbian) tidak akan mempengaruhi kebijakan Amerika Serikat terutama menjelang pemilihan presiden pada November, kata pengamat politik AS Burdett Loomis di Jakarta, Senin.

"Pendapat Presiden Obama mengenai perkawinan sejenis itu muncul secara personal dan hal itu tidak akan mengubah satu pun kebijakan pemerintah di Amerika Serikat," kata profesor ilmu pengetahuan politik Universitas Kansas itu.

Pernikahan sesama jenis di Amerika Serikat merupakan pendapat masing-masing orang dalam menjalani kehidupan, tambahnya. Dia juga mengatakan bahwa sebagian besar anggota parlemen menilai pernikahan itu hanya untuk pria dan wanita, namun sebagian lagi menganggap bahwa status pernikahan bisa saja dimiliki oleh kaum penyuka sesama jenis.

"Isu tersebut (pernikahan sesama jenis) menjadi topik penting selama beberapa dekade terakhir. Namun dukungan Presiden Obama terhadap pernikahan sesama jenis tidak akan mempengaruhi kebijakan politik AS saat ini," katanya.

Dua pekan lalu, Rabu (9/5), Presiden Barack Obama secara terbuka menyatakan dukungannya terhadap perkawinan gay dan lesbian. Pernyataan presiden kulit hitam pertama di AS itu menuai pro dan kontra tentang hubungan sesama jenis yang dilegalkan.

Obama mengaku bahwa dukungannya terhadap kaum sesama jenis itu muncul karena keprihatinannya terhadap perlakuan yang "tidak adil" terhadap kaum gay dan lesbian.

"Pada dasarnya apa yang kita pikirkan adalah bahwa tidak hanya Yesus Kristus berkorban demi kita, tapi juga tentang perintah utama, yaitu memperlakukan orang lain seperti kita ingin diperlakukan oleh orang lain," ujar Obama seperti dalam wawancaranya dengan ABC News.

Hingga kini, hanya enam dari 50 negara bagian di AS yang melegalkan pernikahan kaum gay dan lesbian, yaitu Massachusetts (sejak Mei 2004), Connecticut (sejak November 2008), Iowa (sejak April 2009), Vermont (sejak 1 September 2009), New Hampshire (sejak Januari 2010), dan New York (sejak 24 Juli 2011).

Pernikahan sesama jenis diduga juga akan mulai dilegalkan di negara bagian Washington DC mulai 7 Juni 2012 dan di Maryland mulai 1 Januari 2013.(rr)

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.