Berburu Harta Luthfi

Elektabilitas Ical Rendah, Ini Faktornya

REPUBLIKA.CO.ID,JAKARTA -- Calon Presiden  (capres) Partai Golkar, Aburizal Bakrie (Ical) belum mendapatkan elektabilitas yang cukup tinggi dalam beberapa survei.

Bahkan dalam survei terbaru yang dilakukan oleh Center for Startegic and Internasional Studies (CSIS), elektabilitas Ical kalah dari mantan Ketua Umum Partai Golkar, Jusuf Kalla (JK)

Ketua DPP Golkar Hadjrianto Y Thohari berdalih, rendahnya elektabilitas Ical karena waktu sosialisasi yang kurang.

"Pak Aburizal Bakrie yang belum bisa naik ke no satu dalam hasil survei itu,  kemungkinan besar karena faktor penetapan dan deklarasi capres baru satu bulan yg lalu. Saya juga membaca elektabilitas Pak JK juga belum nomor satu,"jelas Wakil Ketua MPR RI ini pada Republika, Jumat (10/8).

Sebelumnya, hasil survei nasional CSIS menyebutkan bahwa Prabowo mendapat dukungan dengan elektabilitas paling tinggi untuk menjadi Capres 2014 sebesar 14,5 persen diikuti oleh Megawati sebesar 14,4 persen, JK 11,1 persen, Ical 8,9 persen dan Wiranto sebesar 4,1 persen.

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.