Embraer Kirim Pesawat Radar ke India

  • Akibat Pembajakan, Indonesia Rugi Rp 4,5 Triliun Setahun  

    Akibat Pembajakan, Indonesia Rugi Rp 4,5 Triliun Setahun  

    Tempo
    Akibat Pembajakan, Indonesia Rugi Rp 4,5 Triliun Setahun  

    TEMPO.CO, Jakarta - Menteri Perdagangan Gita Wirjawan menyebut masalah pembajakan karya musik di Indonesia telah begitu memprihatinkan. Dari total pengeluaran masyarakat untuk musik, hanya 10 persen yang tercatat dan lebih sedikit lagi yang sampai ke kantong para musikus.

  • Indonesia Siap Ambil Alih Teknologi-Manajemen Inalum

    Antara

    Kuala Tanjung (ANTARA) - Pemerintah Indonesia siap mengambil alih teknologi dan manajemen semua kepemilikan saham PT Indonesia Asahan Aluminium (Inalum) dari Jepang yang selama 30 tahun sebagai pemegang saham terbesar dan akan berakhir kontrak kerjasamanya pada 30 Oktober 2013. "Kita tidak bergantung dengan Jepang dan siap melanjutkan pembangunan PT Inalum melalui Badan Usaha Milik Negara mulai 1 Nopember 2013," tegas Direktur Umum dan Sumber Daya Manusia PT Inalum Ir. Nasril Kamaruddin, MBA di

  • Produksi Gas Blok Natuna Mayoritas untuk Indonesia

    Produksi Gas Blok Natuna Mayoritas untuk Indonesia

    Tempo
    Produksi Gas Blok Natuna Mayoritas untuk Indonesia

    TEMPO.CO, Jakarta - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Jero Wacik mengaku telah menjalin kesepakatan kontrak eksplorasi gas di Blok East Natuna bersama PTT Exploration and Production. Kesepakatan tersebut terutama mengenai alokasi pembagian produksi gas.

Sao Paulo (AFP/ANTARA) - Produsen pesawat terkemuka di Brazil, Embraer telah mengirimkan beberapa pesawat radar EMB 145 ke India, dalam sebuah upacara yang diselenggarakan di markas mereka di bagian timur laut Sao Paulo.


Perusahaan itu mengatakan dalam sebuah pernyataan, bahwa pengiriman itu dilakukan menyusul kesuksesan uji coba penerbangan menggunakan Airborne Early Warning and Control, yang dianggap memenuhi target operasional yang ditetapkan oleh Embraer dan India.


Pengiriman itu merupakan bagian dari kontrak yang ditandatangani pada 2008, yang mencakup paket komprehensif untuk pelatihan, dukungan teknis, suku cadang, dan peralatan yang mendukung, ujar pihak Embraer.


Namun, mengutip sebuah klausa kerahasiaan, mereka tidak akan mengatakan berapa banyak pesawat yang akan dikirim dan tidak memberikan rincian mengenai total nilai kontrak tersebut.


Pesawat EMB 145 telah digunakan oleh angkatan udara Brazil, Meksiko, dan Yunani.


Angkatan Udara India telah mengoperasikan empat jet Embraer Legacy 600 untuk mengangkut para pejabat pemerintah dan pejabat asing, sedangkan satu jet lagi digunakan oleh Pasukan Keamanan Perbatasan India.


Embraer merupakan produsen pesawat komersial terbesar ketiga di dunia, di bawah Boeing dari Amerika dan Airbus milik Eropa. Pada 2010, mereka menjual 101 pesawat komersial dan 145 jet eksekutif.(ai/pt)


PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.

POLL

Apakah Anda percaya pengerjaan proyek MRT yang sudah resmi dimulai akan berjalan tepat waktu sesuai rencana?

Memuat...
Opsi Pilihan Jajak Pendapat