Kabul (AFP/ANTARA) - Empat tentara koalisi tewas dalam tiga insiden terpisah di Afghanistan Sabtu, kata Pasukan Bantuan Keamanan Internasional (ISAF) NATO.
Sumber-sumber Afghanistan mengatakan setidaknya seorang serdadu Inggris tewas dan seorang lainnya cedera ketika dua polisi Afghanistan menembakkan senjata-senjata mereka ke sekutu-sekutu mereka di satu pangkalan gabungan di provinsi Helmand, Afghanistan selatan.
ISAF mengatakan pihaknya tidak dapat mengonfirmasikan ini, tetapi sedang menyelidiki laporan-laporan itu.
Dalam pernyataan-pernyataan pendek, ISAF mengatakan dua tentara tewas setelah satu serangan gerilyawan, seorang tewas akibat ledakan bom dan seorang lainnya tewas sebagai akibat "cedera yang tidak ada hubugannya dengan pertempuran"-- semuanya di Afghanistan selatan.
Pernyataan-pernyataan itu tidak merinci lebih jauh dan tidak menyebut identitas kebangsaan tentara-tentara yang tewas itu.
Juru bicara kepolisian provinsi Helmand Farid Ahmad Farhang mengemukakan kepada AFP bahwa "dua polisi Afghanistan menembaki tentara-tentara Inggris dalam satu pangkalan militer gabungan di distrik Nahre Saraj, menewaskan seorang tentara Inggris dan mencederai seorang lainnya".
"Polisi penembak itu juga tewas ktika pasukan asing membalas serangan itu, polisi kedua cedera."
Seorang pejabat senior keamanan di provinsi itu Mohammad Ismail Hotak mengonfirmasikan serangan itu dan mengatakan "setidaknya seorang serdadu asing" tewas.
Jumlah pasukan Afghanistan yang menembakkan senjata-senjata mereka ke pasukan NATO yang membantu pemrintah Kabul memerangi pemberontakan 10 tahun kelompok gari keras Taliban.
Sejumlah serangan diklaim oleh Taliban, yang mengatakan mereka telah menyusup dalam jajaran tentara Afghanistan, tetapi banyak dikaitkan perbedaan kebudayaan dan kebencian terhadap pasukan sekutu.
Sejauh ini 20 tentara NATO tewas akibat diserang kolega-kolega Afghanistan mereka setidaknya dalam 15 serangan terpisah tahun ini, kata data yang dihimpun AFP. (jk)

