Empat Tewas dalam Serangan terhadap Walikota Filipina

Zamboanga (AFP/ANTARA) – Sejumlah orang bersenjata menyerang konvoi walikota di bagian selatan Filipina, menewaskan tiga anggota polisi dan seorang warga sipil.


Pejabat kota itu tidak terluka dalam serangan tersebut, yang terjadi di pulau Jolo pada Kamis, namun kepala kepolisian kota dan dua petugas lain yang mengawalnya tewas, ujar kepala polisi daerah Antonio Freyra.


Seorang warga sipil di salah satu kendaraan itu tewas dan lima lainnya mengalami luka-luka, tambahnya.


Sebuah laporan polisi di Manila mengatakan bahwa para penyerang itu diyakini merupakan pendukung partai saingannya.


Pulau itu merupakan pangkalan berbagai kelompok bersenjata termasuk para ekstrimis Muslim, mantan pemberontak dan tentara bayaran dari partai-partai politik yang berkuasa.


Banyak dari klan ini yang menggunakan kelompok-kelompok bersenjata untuk mewujudkan keinginan dan mengintiminadi saingan-saingan serta kritikus mereka, dengan kekerasan yang sering terjadi saat menjelang pemilu.


Dalam kasus kekerasan terburuk, para pengikut kelompok Muslim yang mendominasi politik di salah satu provinsi bagian selatan pada 2009 diduga telah membunuh 57 orang untuk menghentikan upaya saingannya untuk maju melawan keluarga itu pada pemilu lokal. (ai/pt)

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.