H+5 Terperangkap

Empat Warga Batu Busak Tertimbun Tanah Longsor

Padang (ANTARA) - Empat orang warga tertimbun material tanah longsor yang berada di Batu Busuak, Kecamatan Pauh, Kota Padang, Sumatera Barat, Kamis.

"Empat warga dilaporkan tertimbun tanah longsor yang terjadi pada rabu (12/9), yakni, Nazwa (6), Jamaris (45), Nila (25), serta Saffa (3)," kata Kabid Identifikasi Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Padang, Noverman, di Padang.

Menurutnya, saat ini, Tim SAR gabung sedang mengupayakan untuk melakukan pencarian empat orang warga dilaporkan tertimbun tanah longsor tersebut.

"Tim SAR telah dikerahkan untuk mencari tanah longsor, sementara itu beberap unit mobil ambulans juga disiagakan untuk membawa korban,"katanya.

Peristiwa tanah longsor terjadi sekitar pukul 17.00 WIB bersamaan hujan lebat yang melanda Kota Padang. "Waktu hujan lebat mengguyur, enam rumah mengalami kerusakan, serta empat orang dilaporkan tertimbun tanah longsor," kata Noverman.

Dia mengatakan, Tim SAR gabungan sedikit mengalami kesulitan untuk mencari empat orang Batu Busuak, Kota Padang dilaporkan tertimbun tanah longsor.

"Tim SAR mencari korban tertimbun tanah longsor dengan peralatan seadanya dimana lokasi itu sangat sulit dilalui alat berat,"katanya.

Menurutnya, sekarang ini Tim SAR telah mengevakuasi warga Batu Busuak ke tempat yang lebih aman akibat rumahnya tertimbun tanah longsor.

"Guna menghindari banyaknya korban jiwa, warga telah dievakuasi ketempat aman, seperti masjid, sekolah ada juga berada di rumah tetangga tidak terkena tanah longsor,"katanya.

Kondisi tebing di daerah itu yang curam dan terdiri atas pasir dan tanah menyebabkan tebing tersebut labil. "Bukit pasir ini labil dan sangat rentan terjadinya tanah longsor ketika hujan lebat mengguyur.

Dia menambahkan, hujan lebat mengguyur Padang tidak saja terjadi musibah tanah longsor, namun juga beberap daerah dilanda banjir bandang.

"Hingga saat ini, kami belum tahu berapa kerugian materil akibat tanah longsor serta banjir bandang," katanya.(rr)



PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.