Enam Pemudik Tewas Saat Kecelakaan di Pantura

Semarang (ANTARA) - Enam orang pemudik yang berasal dari Kota Solo, tewas setelah mobil yang ditumpanginya ditabrak bus PO Garuda Mas di Jalur Pantai Utara tepatnya di Jalan Arteri Lingkar Kaliwungu Kendal KM 19, Sabtu dini hari.

Berdasarkan informasi yang dihimpun di Semarang, Sabtu, keenam korban tewas yang masih satu keluarga yang beralamat di Jalan Setia I-L BA / VIII Pondok Gede, Bekasi, dan menumpang mobil Mitsubishi L-300 bernomor polisi B 2806 MB itu adalah pengemudi mobil Sugiyono (40), Agung Hariyadi (17), Alintyastiani (28), Surani (41), Taskia (2), serta Rusyanto (30).

Kapolres Kendal AKBP Kusdiantoro mengatakan bahwa kecelakaan maut tersebut bermula saat bus bernomor polisi E 7936 HA yang dikemudikan Budi Santosa (35) melaju kencang dari arah Semarang menuju Jakarta hingga oleng ke kanan dan melewati pembatas jalan setinggi 50 centimeter.

"Karena melaju dengan kecepatan tinggi di jalan yang menikung dan sudah tidak bisa dikendalikan, bus kemudian menghantam dua mobil yang berjalan beriringan dari arah Kendal yakni mobil Mitsubishi L-300 dan Suzuki APV B 8216 YN," katanya saat dikonfirmasi.

Menurut dia, dua mobil yang ditabrak bus sempat terseret sekitar sepuluh meter dari titik tabrakan hingga masuk ke areal persawahan.

Enam dari sembilan penumpang mobil Mitsubishi L-300 tewas seketika di lokasi kecelakaan, sedangkan lima penumpang mobil Suzuki APV yakni Agus Sugiri, Agus Rohman, Vivi, Samsul, dan Malka hanya menderita luka ringan.

Tiga penumpang mobil Mitsubishi L-300 yang menderita luka cukup parah adalah Putra Kurniadi, Dedi Triatmo, dan Slamet Budiono.

Saat ini seluruh korban yang selamat menjalani perawatan di Rumah Sakit Umum Daerah dr. Soewondo Kendal serta RSUD Tugurejo Semarang.

Kapolres mengungkapkan, berdasarkan hasil pemeriksaan terhadap pengemudi bus yang sudah diamankan dan olah tempat kejadian perkara, kecelakaan maut ini akibat sopir bus yang kecapekan.

"Saat diperiksa, pengemudi bus telah menempuh perjalanan Jakarta-Purwodadi sebanyak tiga kali sehingga kecapekan dan mengantuk," ujarnya.

Selain menyebabkan enam pemudik tewas, kecelakaan yang sudah dalam penanganan Satlantas Polres Kendal ini juga mengakibatkan kemacetan sekitar lima kilometer lebih dari arah Jakarta selama beberapa jam. (tp)


PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.