Kabul (ANTARA/Xinhua-OANA) - Enam tentara NATO pada Ahad tewas karena ledakan di Afghanistan bagian timur, kata aliansi militer itu pada Senin.
"Enam anggota Pasukan Bantuan Keamanan Internasional (ISAF) tewas karena serangan bom rakitan (IED)," demikian pernyataan tertulis pihak ISAF di Afghanistan bagian timur.
Pernyataan singkat tersebut tidak menyebutkan kewarganegaraan korban maupun detail tentang insiden karena kebijakan ISAF.
Tentara yang sebagian besar berasal dari Amerika Serikat ditugaskan di Afghanistan bagian timur di dalam kerangka ISAF untuk menangani gerakan perlawanan yang dikaitkan dengan Taliban di wilayah tersebut.
Kelompok Taliban, yang telah melakukan aksi perlawanan selama lebih dari satu dekade, mulai melancarkan serangan musim semi tahunan pada 3 Mei untuk menyerang pasukan Afghanistan dan juga tentara Amerika Serikat dan NATO yang ada di negara itu.
Taliban telah melancarkan serangan IED secara besar-besaran terhadap ISAF dan pasukan keamanan nasional Afghanistan dalam beberapa tahun terakhir.
Kurang-lebih 130.000 prajurit ISAF, di bawah payung NATO, yang sebagian besar merupakan warga Amerika Serikat telah bertugas di Afghanistan.
Sejumlah 228 tentara asing telah tewas di Afghanistan pada 2012.(rr)

