Tokyo (AFP/ANTARA) - Kurs euro melemah terhadap dolar dan yen di perdagangan Asia, Rabu, karena investor cemas menunggu pertemuan puncak para pemimpin Uni Eropa yang fokus pada kemungkinan keluarnya Yunani dari zona euro.
Euro diambil 1,2670 dolar dan 100,80 yen dalam perdagangan sore di Tokyo, lebih rendah dari 1,2684 dolar dan 101,45 yen di New York pada akhir Selasa.
Dolar merosot menjadi 79,54 yen dari 79,98 yen.
Para pedagang gelisah menanti pembicaraan Rabu sore di Brussels setelah mantan Perdana Menteri Yunani Lucas Papademos memperingatkan tentang kemungkinan penarikan Athena dari zona euro.
"Risiko Yunani meninggalkan euro adalah nyata," katanya.
Investor takut kesulitan fiskal Yunani akan memiliki efek riak di seluruh blok 17-negara, termasuk Spanyol di mana puluhan ribu guru mogok dan mahasiswa serta para pendukungnya berdemonstrasi di seluruh negeri pada Selasa untuk memprotes pemotongan mendalam anggaran pendidikan.
"Saya pribadi tidak berpikir banyak yang akan dihasilkan KTT Uni Eropa yang akan secara drastis mengubah situasi di Yunani atau Spanyol," kata Junichi Ishikawa, analis di IG Market Securities di Tokyo.
Para pemimpin Eropa telah berjanji membahas apakah akan menjamin pinjaman satu sama lain di masa mendatang, dilihat sebagai penting jika Yunani keluar dari mata uang tunggal.
Sementara itu, Bank of Japan pada Rabu mempertahankan suku bunga utamanya tidak berubah di antara nol dan 0,1 persen, mengumumkan tidak ada tindakan pelonggaran baru tetapi mengatakan pihaknya akan mempertahankan program pembelian aset 70 triliun yen (880 miliar dolar AS) di tempat.
Penurunan dolar terjadi karena beberapa pelaku pasar mengharapkan langkah pelonggaran lebih lanjut dari Tokyo di tengah upaya untuk menghidupkan kembali ekonomi di ekonomi ketiga terbesar dunia, kata Sumino Kamei, analis senior di Bank of Tokyo-Mitsubishi UFJ.
"Tetapi saya tidak bisa melihat yen Jepang dibeli lebih lanjut, dampaknya akan sesaat," katanya kepada Dow Jones Newswires.
Kenaikan tipis yen juga terjadi setelah Jepang mengatakan pihaknya membukukan defisit perdagangan lebih besar dari perkiraan 520,3 miliar yen pada April, hanya sehari setelah Fitch menurunkan peringkat kredit negara itu di tengah kekhawatiran atas utang publiknya.
Dolar diperdagangkan lebih tinggi terhadap mata uang Asia lainnya.
Dolar meningkat menjadi 1,2769 dolar Singapura dari 1,2671 dolar Singapura pada Selasa, menjadi 1.171,90 won Korea Selatan dari 1.163,80 won, menjadi 9.316,00 rupiah Indonesia dari 9.300,00 rupiah, menjadi 31,51 baht Thailand dari 31,30 baht, dan menjadi 43,36 peso Filipina dari 43,16 peso.
Greenback juga naik tipis menjadi 29,54 dolar Taiwan dari 29,52 dolar Taiwan. (tp)


