Washington (AFP/ANTARA) - Kurs euro melemah pada Rabu (Kamis pagi WIB) karena ketakutan zona euro dan lelang obligasi Spanyol yang mengecewakan memicu kekhawatiran kemungkinan efek domino kejatuhan berikutnya di kawasan krisis utang itu.
Euro berada di 1,3141 dolar sekitar pukul 21.00 GMT (Kamis 04.00 WIB), turun dari 1,3233 dolar pada saat yang sama Selasa. Sebelumnya euro mencapai 1,3107 dolar, tingkat terendah sejak 16 Maret.
Euro melemah terhadap mata uang Jepang, jatuh menjadi 108,35 yen dari 109,55 yen, begitu pula dolar menjadi 82,46 yen dibandingkan dengan 82,78 yen akhir Selasa.
Pedagang terutama terkesima oleh lelang obligasi buruk dari Spanyol.
Biaya pinjaman Spanyol meningkat tajam pada Rabu dalam penjualan surat utang pertamanya sejak pemerintah meluncurkan penghematan anggaran sulit pekan lalu, tanda baru kekhawatiran atas kemampuannya untuk membawa ketegangan keuangannya di bawah kendali.
Kementerian keuangan Spanyol menjual 2,59 miliar euro (3.408 miliar dolar AS) obligasi yang jatuh tempo pada 2015, 2016 dan 2020 dan dibayar pada tingkat bunga yang jauh lebih tinggi.
"Spanyol sudah kembali di mata badai," kata Soledad Pellon, analis IG Markets, menambahkan penjualan obligasi itu adalah "kegagalan mutlak."
Spanyol berlomba untuk memangkas defisit publik guna meyakinkan pasar bahwa negara itu tidak akan mengikuti Yunani, Irlandia dan Portugal yang memerlukan dana talangan (bailout) internasional.
Dolar juga terus mendapat dukungan dari risalah pertemuan kebijakan Federal Reserve pada pertengahan Maret yang dirilis Selasa, yang menunjukkan bahwa The Fed enggan untuk menyuntikkan stimulus lebih ke dalam ekonomi AS.
Sementara itu, seperti yang diperkirakan, Bank Sentral Eropa mempertahankan suku bunga utamanya tidak berubah pada 1,0 persen, untuk kelima bulan berturut-turut.
"Akankah data kunci AS pekan ini mendukung gagasan penguatan berkelanjutan dalam perekonomian, kita melihat ruang lingkup untuk dolar memperpanjang keuntungan hari ini," kata Vassili Serebriakov dari Wells Fargo Bank.
Dolar menguat terhadap mata uang franc Swiss ke 0,9159 dari 0,9096
franc akhir Selasa.
Greenback juga menguat terhadap pound Inggris, yang jatuh menjadi 1,5887 dolar dari 1,5914 dolar. (rr)

