New York (AFP/ANTARA) - Kurs euro melonjak lebih dari dua sen terhadap dolar pada Jumat (Sabtu pagi WIB), setelah konferensi tingkat tinggi para pemimpin zona euro di Brussel menyepakati tindakan kuat untuk membalikkan krisis.
Pada 21.00 GMT (Sabtu, 04.00 WIB) euro diperdagangkan pada 1,2654 dolar, naik dari 1,2442 dolar pada akhir Kamis.
Kesepakatan yang dicapai dari pembicaraan yang sulit antara kekuatan utama zona euro pada Jumat pagi, merupakan katalisator untuk kenaikan.
Mereka sepakat untuk menggunakan dana darurat untuk mendukung bank-bank yang sakit secara langsung dan untuk mengurangi tekanan terhadap beban utang pemerintah melalui pembelian obligasi, dan untuk menyuntikkan stimulus uang 120 miliar euro (150 miliar dolar AS) ke dalam wilayah ekonomi zona euro yang menderita.
"Harapan rendah dalam beberapa hari terakhir sekitar KTT zona euro dicampakkan dengan mudah pada Jumat, karena langkah-langkah baru yang diusulkan mendorong reli short-covering besar pada euro," kata Christopher Vecchio dari Daily FX.
Imbal hasil obligasi negara AS melonjak karena investor pindah ke mata uang berisiko, sementara imbal hasil obligasi Spanyol dan Italia turun tajam.
"KTT ini sebuah keberhasilan yang jelas. Itu sangat jelas ke arah yang benar karena akhirnya menempatkan alat di tempat yang efisien dalam jangka panjang," kata penyiasat obligasi Natixis Bank, Rene Defossez.
Yen menuju tingkat yang lebih rendah karena selera risiko (risk appetite) meningkat. Euro dibeli 101,02 yen, dibandingkan dengan 98,85 yen pada Kamis. Dolar berada di 79,83 yen, naik dari 79,45 yen.
Pound Inggris naik menjadi 1,5707 dolar dari 1,5515 dolar. Dolar jatuh ke 0,9489 franc Swiss dari 0,9650 franc.(rr)


