Liputan6.com, Jakarta: Tim SAR gabungan akan menunda proses evakuasi korban pesawat Sukhoi Superjet 100 yang menabrak tebing di kawasan Cidahu, Gunung Salak, Jawa Barat. Menurut Humas Badan SAR Nasional (Basarnas), Gagah Prakoso, ini dilakukan karena faktor cuaca yang tak mendukung.
"Proses evakuasi kemungkinan sore ini ditunda karena masalah cuaca. Kabut di sana mulai turun dan cuaca belum mendukung," ungkap Gagah saat ditemui di Crisis Center Bandara Halim Perdanakusuma, Jakarta, Kamis (10/5).
Lebih jauh Gagah menjelaskan evakuasi bakal dilanjutkan besok. "Tunggu besok pagi. Karena proses evakuasi helikopter harus masuk," jelasnya.
Sementara itu, semua sinyal di lokasi kejadian masih blank. "Hanya bisa komunikasi antara heli ke heli. Mereka mengudara tinggi bisa komunikasi memantau dari atas," pungkasnya.(ASW/ADO)

