Oslo (AFP/ANTARA) – Facebook mengatakan pada Kamis, akan bekerja sama dengan pihak berwenang Norwegia yang menyelidiki hilangnya seorang gadis remaja setelah sebelumnya kepolisian mengatakan bahwa situs tersebut menolak mereka untuk mengakses akunnya.
Dalam sebuah konferensi singkat terkait penyelidikan hilangnya gadis tersebut, inspektur polisi Oslo, Hanne Kristin Rohde mengatakan bahwa para penyidik “pada saat ini menerima kata “tidak” terkait akses untuk memasuki akun Facebook-nya.”
Rohde tidak memberikan alasan spesifik tentang alasan Facebook yang melakukan penolakan tersebut, namun dia mengatakan situs jejaring sosial tersebut menyimpan konten akun dan kepolisian mengajukan sebuah permintaan baru.
Namun Facebook mengatakan pada AFP dalam pernytaannya melalui email bahwa situs jejaring sosial tersebut membantu kepolisian dalam penyelidikan.
“Kami bekerja sama dengan kepolisian dalam hitungan menit setelah mereka menghubungi kami dan memberikan mereka informasi lebih lanjut yang relevan untuk penyelidikan,” ujar pernyataan tersebut, tanpa memberikan penjelasan lebih lanjut.
Sigrid Schjetne yang berusia 16 tahun menghilang dalam perjalanan pulangnya pada Sabtu. (dh/ik)


