Berburu Harta Luthfi

Faisal: Narkoba Banyak Peminatnya karena Dijadikan Misteri

Laporan Wartawan Tribun Jakarta Mochamad Faizal Rizki


TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA -- Peredaran narkoba di tanah air khususnya DKI Jakarta telah mencapai tingkat yang memprihatinkan. Yang lebih memprihatinkan, bahkan narkoba telah merasuki siswa Sekolah Dasar.

Meluasnya peredaraan dan penggunaan narkoba ini pun membuat cagub DKI Jakarta dari jalur independen Faisal Basri turut prihatin dengan kondisi yang ada. Faisal mengatakan sosialisasi dan edukasi tentang dampak-dampak negatif apa saja yang ditimbulkan narkoba kepada masyarakat sangatlah kurang.

Edukasi maupun sosialisasi tentang bahaya narkoba sebenarnya sangat sederhana, yakni dengan cara memperlihatkan dan memberikan pengetahuan apa dampak negatif dari narkoba kepada masyarakat terus dilakukan secara kontinyu, sehingga masyarakat paham akan bahaya narkoba tersebut.

"Mengapa narkoba semakin banyak peminatnya, karena itu dijadikan sebagai misteri, dijadikan sesuatu yang tabu, yang tidak perlu  diperlihatkan, sehingga akhirnya orang mencoba-cobanya,"kata Faisal kepada Tribun seusai penandatanganan Pakta Integritas di KPK, Kamis (14/06/2012).

Faisal menuturkan, pengalamannya saat menjadi Rektor Perbanas untuk memberantas peredaran dan penggunaan narkoba di kampusnya,
dirinya mengundang BNN ke kampus untuk menunjukan seperti apa bentuk narkoba dan dampak negatifnya, dan ternyata cara tersebut ampuh.

"Dengan memberikan pengetahuan, memperlihatkan bentuknya, dampak-dampak negatif apa saja, tidak seperti sekarang, narkoba malah dijadikan sebagai misteri dan ditabukan,"tuturnya.

Narkoba menganduk zat adictif, yakni yang dapat membuat penggunanya menjadi ketagihan, dan terus terjerat untuk menggunakannya terus.

Cagun DKI dengan nomer urut lima ini menambahkan, cara yang paling ampuh juga melalui menjaga lingkungan kita sendiri dari pengaruh dan peredaran narkoba tersebut. Faisal menyebutnya dengan istilah 'mengamankan kampung oleh warga kampung'.

"Mencegah dan memberantas narkoba dengan cara, mengamankan kampung oleh warga kampung itu sendiri, jadi ketika ada yang terkait narkoba langsung dikucilkan atau diusir dari kampung tersebut, sehingga menimbulkan efek jera bagi pecandu narkoba," ujarnya.

baca juga:
  • Wiranto Bilang Siap Jadi Presiden di Rumah Om Liem
  • Dahlan Iskan: Semua Hal Bisa Diatasi, Kalau Mau
  • Berharap Susu Formula Berbakteri Diumumkan Menkes Nafsiah
  • Menkes Nafsiah Dukung RPP Tembakau
  • Wamen ESDM: Saya Hanya Bekerja di Dapur
PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.

POLL

Yakinkah Anda, wanita-wanita yang terlibat dengan Ahmad Fathanah akan dikenakan sanksi hukum?

Memuat...
Opsi Pilihan Jajak Pendapat