Suva (AFP/ANTARA) – Delegasi Organisasi Buruh Internasional (ILO) diperintahkan keluar dari Fiji saat menyelidiki hak-hak pekerja yang ditolak di negara pulau Pasifik, ujar seorang pejabat serikat.
Badan PBB tersebut diundang oleh pemerintah Fiji untuk mempelajari beberapa klaim namun tidak diizinkan untuk berbicara kepada siapapun sebelum diberitahu untuk meninggalkan negara itu, ujar Felix Anthony, sekretaris jenderal Kongres Serikat Perdagangan Fiji pada Kamis.
Delegasi tersebut bertemu dengan Menteri Tenaga Kerja, Jone Usamate, pada Rabu, ketika menteri menerima sebuah panggilan telepon dan mengatakan pertemuan tersebut berakhir dan perwakilan PBB harus meninggalkan negara.
ILO mengatakan misi diakhiri ketika Perdana Menteri Fiji, Voreqe Bainimarama, mengubah syarat-syarat referensi.
“Perdana menteri Fiji menyampaikan misi dengan syarat-syarat referensi baru, yang mana ILO menemukan hal-hal yang tidak dapat diterima. Hasilnya, misi ILO diminta untuk meninggalkan Fiji secepatnya,” ujar ILO dalam sebuah pernyataan.
Para pejabat pemerintah Fiji tidak bersedia untuk memberikan komentar mengenai sebuah pernyataan yang dinyatakan pada Kamis bahwa pemerintah memiliki sebuah kebijakan yang “terbuka dan transparan” untuk diawasi oleh beberapa organisasi seperti ILO.
“Kami menyambut baik kunjungan selama mereka diatur oleh delegasi independen dengan tidak ada hasil yang ditetapkan dan agenda terfokus,” ujarnya.
Anthony, berada dalam pertemuan yang dibatalkan, mengatakan kepada AFP bahwa tindakan pemerintah hanya memperburuk reputasi Fiji.
“Bagaimana anda mempercayai sebuah pemerintahan seperti ini? Mereka mengundang delegasi dan kemudian mengatakan kepada mereka untuk meninggalkan negara itu,” ujar Anthony.
“Pengusiran yang dilakukan oleh pemerintahan Fiji meletakkan (Fiji) pada kredibiltas dan reputasi yang buruk di dunia internasional.”
Bainimarama, yang menjabat pada 2006, mengundang delegasi ILO untuk menyelidiki kondisi tenaga kerja Fiji setelah Kongres Serikat Perdagangan menyatakan komplain bahwa hak-hak para pekerja tidak ditegakkan. (dh/ml)

