Kabut Asap

Foke Tolak Komentari Pernyataan Politiknya

Jakarta (ANTARA) - Gubernur DKI Jakarta Fauzi Bowo menolak menanggapi pernyataan politik yang diucapkannya saat berkunjung ke lokasi penampungan korban kebakaran Karet Tengsin, Jakarta Pusat, pada Selasa (7/8) lalu.

Menurut dia ketika dikonfirmasi pers, Kamis, pernyataan tersebut hanya bagian dari inspeksi yang dilakukan untuk mengetahui kabar dari warganya sendiri.

"Saya tidak ingin memberikan komentar. Apa yang saya lakukan itu hanya bagian dari inspeksi saya saat mengunjungi warga yang terkena musibah, kata Foke.

Ketika ditanya apakah pernyataan yang saat ini telah marak beredar di Youtube dan dibahas di jejaring sosial tersebut sekadar candaan atau bermakna lain, Foke bersikeras menolak menjawab.

"Saya tidak perlu memberikan tanggapan terhadap kejadian tersebut. Tidak ada komentar apa pun," katanya.

Ia menegaskan, kedatangan dirinya merupakan bagian dari tugas untuk memberikan bantuan kepada para korban kebakaran.

Foke juga telah menginstruksikan instansi terkait untuk menginventarisasi kebutuhan dan permasalahan yang dihadapi korban kebakaran.

"Pastinya saya datang mau membantu serta meminta warga bersabar saat menghadapi musibah ini," katanya.

Foke mengeluarkan pernyataan menyindir rival politik, Wali Kota Solo, Jokowi, saat mengunjungi lokasi pengungsian korban kebakaran Jalan Karet Pasar Baru Barat I RT01-04 RW 07, Kelurahan Karet Tengsin, Kecamatan Tanah Abang, Jakarta Pusat, Selasa (7/8).

Pernyataan tersebut terekam kameramen televisi swasta yang kemudian diunggah ke Youtube sehingga menimbulkan reaksi dari warga Jakarta.

Dalam video di Youtube berjudul "Kunjungi Warga Karet Tengsin (musibah kebakaran Foke justru berkampanye)", Foke terlihat bertanya kepada warga "menyoblos pasangan calon siapa putaran kedua?". "Sekarang loe nyolok siapa? Kalau nyolok Jokowi mending ma bangun di Solo saja," kata Foke waktu itu. (ar)

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.