Formalin dan Boraks Ditemukan di Ciamis

Liputan6.com, Ciamis: Inspeksi mendadak yang dilakukan Dinas Kesehatan Ciamis, Jawa Barat, baru-baru ini, menemukan adanya makanan berformalin serta boraks. Hasil diperoleh setelah petugas mengambil sampel dari penjual mi dan bakso serta udang di pasar swalayan dan tradisional. Meski ditemukan formalin dan boraks, para pedagang mengaku tak mengetahui jika makanan yang dijual mengandung pengawet.

Saat inspeksi mendadak di swalayan, petugas mengambil sampel udang laut kemudian dites. Hasilnya udang mengandung formalin 0,1 mililiter. Hal ini membuat kaget calon pembeli karena tidak tahu sehingga mereka batal membeli udang. "Saya beli di sini karena bersih dan higienis. Saya tidak tahu kalau mengandung formalin, saya jadi khawatir dan lebih baik tidak jadi beli," ucap Yani, pembeli.

Sementara saat petugas sidak ke pasar manis Ciamis, petugas mengambil sampel baso serta mi. Setelah diperiksa, ternyata kedua komoditi tersebut mengandung zat pengawet. Untuk mi mengandung formalin 0,25 serta untuk baso mengandung borak 0,50 mililiter. "Untuk pedagang akan diberikan imbauan serta kepada produsennya akan dialkukan pembimbingan. Karena banyak dari mereka yang tidak tahu," tutur petugas pemeriksa makanan Dinas Kesehatan Ciamis Sumarni.(AIS)