'Sumpah Perawan' di Albania
"Seorang gadis biasa, mungkin saja dia punya keinginan menikah atau menjadi seorang ibu, diminta oleh keluarganya untuk mengambil sumpah selibat atau hubungan seksual lainnya seumur hidup. Dia bukan dipaksa untuk menjadi suster. Dia mengambil tanggung jawab dan kehormatan untuk melindungi rumahnya, keluarganya, dan secara sosial menjadi seorang pria. Di daerah yang sangat patriarkal dan diwarnai dengan pertentangan berdarah serta pembunuhan demi kehormatan di pengunungan Albania, banyak perempuan yang dipaksa menjadi pria agar bisa berperan sebagai kepala keluarga. Sebagai imbalan telah mengorbankan kewanitaannya, mereka mendapat keistimewaan maskulin. Rok dan blus berganti menjadi celana dan kemeja. Rambut panjang dipotong sangat pendek seperti pria. Mereka merokok, bekerja, dan berkeliling kota dengan pria-pria lain. Mereka pun dipanggil 'paman'. Transisi mereka diterima, dianggap biasa oleh orang-orang yang hidup bersama mereka. Mereka dijuluki Perawan Tersumpah dari Albania atau 'burneshas'. Kini, hanya sedikit dari 'burneshas' yang tersisa." --Jill Peters
- Kam, 17 Jan 2013
1 - 4 dari 24
PEDOMAN KOMENTAR
Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.
Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.
Berita Untuk Anda
POLL
Yakinkah Anda, wanita-wanita yang terlibat dengan Ahmad Fathanah akan dikenakan sanksi hukum?
Memuat...

