TEMPO.CO, Jakarta - Produsen komponen elektronik asal Taiwan, Foxconn Technology Group, berencana membangun tiga pabrik di Indonesia. Menurut Menteri Perindustrian Mohammad Soleman Hidayat, ketiga pabrik itu bakal berlokasi di pulau Jawa.
"Berbeda provinsi namun masih di satu pulau," kata Hidayat usai rapat koordinasi di Kementerian Koordinator Perekonomian, Jumat, 3 Agustus 2012.
Hidayat mengatakan nilai investasi Foxconn tak kurang dari US$ 10 miliar atau sekitar Rp 94,6 triliun. Untuk tahap awal, dibutuhkan lahan seluas 50 hektare di sekitar Jakarta-Banten.
Menurut Hidayat, lokasi itu dipilih untuk memudahkan pengangkutan barang ke Bandara atau pelabuhan. Setelah hal itu dipenuhi, Foxconnn akan mencari lahan tambahan untuk pabrik kedua dan ketiga.
"Masing-masing pabrik itu akan mendapatkan lahan seluas 200 hektare." ujarnya.
Selain membutuhkan lahan, Hidayat mengatakan Foxconn juga membutuhkan kerja sama dengan mitra lokal untuk membangun jaringan promosi. Mitra lokal tersebut harus memiliki brand awareness atau tingkat keterkenalan tinggi serta memiliki jaringan pemasaran yang luas.
Saat ditanya mengenai serapan tenaga kerja, kata Hidayat, pabrik pertama Foxconn membutuhkan 1.000 orang ahli mesin. "Proyek ini sifatnya labour intensif atau padat karya." katanya.
Foxconn merupakan salah satu pabrikan komponen elektronik canggih terbesar di dunia. Produknya digunakan oleh beberapa produsen komputer dan elektronik terkenal seperti Apple, Google dan Nokia. Pada 2011, perusahaan ini membukukan pendapatan sebesar US$ 102,74 miliar.
ISTMAN MP
Karawang Jadi Pilihan Bandara Baru
Apa Kabar Jembatan Selat Sunda?
INACA: Akuisisi Maskapai Domestik Sesuai Aturan
Layani Pemudik, ASDP Operasikan Kapal-Kapal Tua
Tarif Tol Bandara Akhirnya Naik Rp 500


