Liputan6.com, Jakarta: Fraksi Partai Demokrat akan menyikapi hasil survei Lingkaran Survei Indonesia atas tingkat elektabilitas PD yang terus menurun. Caranya, PD akan mengundang lembaga tersebut dan menanyakan apa saja sebetulnya yang disurvei. "Kita menghargai, kita tidak akan mengabaikan. Tapi tentunya PD punya cara dalam menyikapi," kata Ketua Fraksi PD Nurhayati Assegaf di DPR, Jakarta, Senin (18/6).
Menurut Nurhayati, bila survei itu cuma dikaitkan dengan kasus-kasus yang melanda PD, tentu tidak pas. Sebab, di balik itu ada banyak program Presiden SBY yang berhasil di mana PD menjadi pendukung utamanya. "Ini yang tidak saya ketahui. Program pemerintah yang pro-rakyat itu banyak sekali. Kita tidak bisa menafikan keberhasilan Pak SBY melalui programnya," kata Nurhayati.
Nurhayati membantah cara penyikapan yang ia sampaikan tersebut seolah menyatakan hasil survei tidak menggambarkan kenyataan sesungguhnya. Tetapi, menurutnya perlu ada kelengkapan informasi dan transparansi dalam hasil survei.
Dalam politik, kata Nurhayati, hasil survei adalah sebuah keniscayaan. Karena itu, hasil survei yang naik turun pada sebuah partai adalah hal biasa. Hasil survei itu disikapi untuk meningkatkan kinerja. "Dan tidak mesti pula percaya kepada hasil survei. Sebab tidak mutlak benar," katanya.
LSI kemarin merilis hasil survei terbarunya terhadap elektabilitas partai. Survei LSI itu menempatkan Partai Golkar diurutan pertama dengan 20,9 persen. Lalu diikuti PDIP sebesar 14 persen. PD melorot tajam cuma bisa mendapat dukungan 11,3 persen.(ADO)

