Kabut Asap

Gagal di Olimpiade London, Saham G4S Anjlok

London (AFP/ANTARA) - Saham G4S anjlok pada Senin, setelah grup jasa keamanan asal Inggris itu mengatakan bahwa kegagalan untuk mencukupi peyedian penjaga di Olimpiade London akan menelan biaya sampai 50 juta pound sterling (sekitar Rp739,4 miliar).


Dalam penawaran awal pagi tadi, harga saham perusahaan itu menukik tajam hampir 10 persen dari harga. Kemudian berdiri di 259,2 sen per lembar saham, turun 7,0 persen dari tingkat penutupan pada Jumat.


Indeks FTSE 100 London dari perusahaan terkemuka, yang mana G4S juga terdaftar di sana, berada 0,05 persen lebih rendah di 5.663,06 poin.


Direktur eksekutif G4S, Nick Buckles, terpaksa meminta maaf pada Sabtu untuk kesalahan perekrutan yang telah memaksa pemerintah Inggris untuk mengerahkan pasukan tambahan untuk menjaga Olimpiade London pada saat-saat terakhir.


Buckles mengatakan bahwa dia "sangat menyesal" karena perusahaannya hanya bisa mendaftarkan 3.500 pasukan hanya dalam dua pekan sebelum Olimpiade, setelah perusahaan mengaku tidak bisa memberikan sejumlah 10.000 penjaga.


Berbicara di depan umum untuk pertama kalinya sejak rincian kegagalan itu muncul pada Rabu lalu, Buckles menegaskan bahwa G4S menghadapi kerugian antara £ 35-50 juta pound sterling pada tahun keuangan saat ini, akibat dari kesalahan tersebut.


"Kami menerima bahwa kita meremehkan tugas penyediaan staf untuk Olimpiade. Kami sangat menyesalkan itu," kata Buckles kepada radio BBC, Sabtu.


Dia mengaku bahwa dia sudah menyadari pada "delapan atau sembilan hari yang lalu" bahwa akan ada penurunan.


"Itu terjadi saat waktu anda semakin dekat dengan Olimpiade, membuat Anda sadar bahwa jumlah itu tidak setinggi dengan yang Anda harapkan," katanya. (jk/ik)

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.