Gelombang Panas di India, 19 Orang Tewas

Liputan6.com, Kalkuta: Sengatan sinar Matahari yang sangat terik menyebabkan gelombang panas di negara bagian timur Odisha, India hingga Sabtu (26/5). Akibatnya 19 orang tercatat meninggal dunia. Pemerintah negara bagian Bhubaneswar menyarankan agar masyarakat tidak keluar dari rumah mereka pada siang hari.

Sementara itu, kantor urusan cuaca memprakirakan gelombang panas akan melanda wilayah tersebut beberapa hari lagi dan suhu panas akan terus meningkat. Sekolah-sekolah dan beberapa perguruan tinggi ditutup karena liburan musim panas yang terlalu terik. Tapi banyak pula yang telah mengambil cuti dari pekerjaan mereka akibat gelombang panas ini. (ANT/Xinhua-OANA/Vin)