Gempa Iran Telan Korban 306 Jiwa

Teheran (AFP/ANTARA) – Dua gempa bumi kembar yang mengguncang sejumlah desa di bagian barat laut Iran pada akhir pekan kemarin telah menewaskan total 306 orang, yang kebanyakan adalah wanita dan anak-anak. Gempa itu juga menyebabkan 3.037 orang mengalami luka-luka, menurut pernyataan Menteri Kesehatan Vahid Dastjerdi.


Jumlah korban resmi itu, yang disajikan dalam laporan kepada para anggota parlemen dan dipublikasikan di situs parlemen, melonjak naik dari laporan terakhir yang dirilis pada Minggu oleh Menteri Dalam Negeri Moustafa Mohammad-Najjar, yang mengatakan 227 orang tewas dan 1.380 orang terluka.


Vahid Dastjerdi mengatakan bahwa dari 306 korban tewas yang ditempatkan di kamar mayat rumah sakit, terdapat 219 wanita dan anak-anak, serta 49 pria. Kesenjangan mengenai jumlah total itu tampanya muncul dari kenyataan bahwa sejumlah korban tewas telah dimakamkan pihak keluarganya sebelum para petugas tiba di lokasi kejadian.


Dia juga mengatakan bahwa dari 3.037 korban luka, sekitar 2.011 orang telah diberi pertolongan pertama di lokasi kejadian, sementara sisanya di bawa ke rumah sakit untuk menerima perawatan. Sekitar 700 operasi dilakukan, katanya.


Dua gempa bumi berukuran 6,4 dan 6,3 skala Ritcher mengguncang bagian barat laut Iran pada Sabtu, meratakan rumah berbahan batu bata dan beton di desa-desa di bagian timur laut kota Tabriz.


Pihak berwenang menghentikan operasi penyelamatan pada Minggu, setelah mengatakan bahwa semua korban selamat telah ditemukan. (ai/pt)

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.