Ghiboo.com - Bandung memang memiliki berbagai objek wisata yang wajib dikunjungi dengan pemandangan alam yang menawan di kawasan Bandung selatan dan Bandung Utara.
Berwisata ke Bandung menikmati kawasan Tangkuban Perahu, Taman Junghun Jayagiri, Gunung Batu dan Maribaya hanya dengan memandanginya lalu mengabadikannya melalui foto sebagai kenang-kenangan mungkin sudah biasa bagi semua wisatawan.
Bila Anda berkenan menikmati wisata kota Bandung dengan sedikit suasana yang berbeda, mungkin sebaiknya mencoba Geowisata. Di sini Anda bisa menikmati pemandangan alam kota Bandung sambil mempelajari sejarah tentang geologi dan topografi kota Bandung. Seperti halnya yang terjadi pada minggu pagi (18/12) di sekitar Aula Timur kampus ITB.
Di sekitar kawasan ini banyak masyarakat berkumpul untuk mengikuti geowisata yang diadakan oleh ikatan alumni tehnik geologi ITB. Masyarakat umum sangat antusias mengikuti geowisata ini dengan jumlah peserta mencapai 130 orang. Acara Gowes Bareng Geolog - Educative Fun Bike yang digelar sebagai rangkaian acara dari reuni Akbar Alumni Teknik Geologi ITB ini merupakan kegiatan wisata alternatif bagi para wisatawan yang ingin menikmati kota Bandung dari sisi lain.
Geowisata menawarkan alternatif bentuk wisata lain menikmati kota Bandung lebih dekat dengan keberdaan potensi, sejarah, keindahan dan keunikan Tangkuban Perahu, Taman Junghun Jayagiri, Gunung Batu dan Maribaya lewat edukasi. "Geowisata bertujuan untuk memberikan pengetahuan kepada masyarakat secara luas dalam melihat kawasan kota Bandung lebih dekat.
Lewat kegiatan ini masyarakat bisa lebih mengerti kawasan kota Bandung dengan cara jalan-jalan sambil belajar," Jelas IR Budi Brahmantyo salah satu penggagas program Geowisata.
Budi Brahmantyo juga menjelaskan lintasan yang dilalui akan saling berkaitan dari satu tempat ketempat lainnya. Selain itu lintasan wisata yang dilalui juga mengandung unsur sejarah hunian dan budaya kawasan, asal usul kawasan, serta bentukan geologi dan geografi. "Selain dengan menggunakan sepeda, geowisata juga bisa menggunakan angkutan umum atau dengan berjalan kaki. Karena itu, kondisi tubuh yang sehat menjadi syarat mutlak kalau ikutan jalan-jalan model gini," tambahnya.


