Berburu Harta Luthfi

"Golkar Seperti Kerajaan Perusahaan"

INILAH.COM, Jakarta - Partai Golongan Karya (Golkar) di bawah kepemimpinan Aburizal Bakrie dinilai seperti kerajaan. Dewan Pimpinan Pusat (DPP) tidak mendengarkan suara Dewan Pimpinan Daerah (DPD) tingkat II, yang diperhatikan hanya di lingkaran kerajaan saja.

"Selama dia (Aburizal Bakrie) memimpin Golkar, Partai Golkar sangat tertutup seolah adalah kerajaan. Seolah dia memimpin Golkar seperti memimpin perusahaan," kata Ketua Forum Silaturahmi DPD II se-Indonesia Muntasir Hamid, saat dihubungi, Selasa (24/4/2012).

Ia menegaskan ada empat ratus lebih DPD tingkat II yang tidak menyetujui Ical, panggilan Aburizal Bakrie, sebagai kandidat calon presiden (capres) dari internal. Mereka siap datang ke kantor DPP untuk menyatakan sikap tersebut.

"Kalau teman-teman DPD II akan ke Jakarta akan menyatakan sikap. Soalnya sudah rusuh, 400-an DPD II siap datang ke Jakarta," katanya.

Upaya pencapresan Ical dianggap terlalu dipaksakan. DPP harus melibatkan DPD tingkat II. Jangan hanya DPD tingkat I yang memiliki suara, sedangkan DPD II hanya sebagai peninjau dalam rapat pimpinan nasional khusus pada Juli nanti. Jika DPP ngotot untuk memuluskan jalan Ical, DPD II akan makin gencar mendesak untuk Musyawarah Nasional Luar Biasa (Munaslub). [bar]

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.

POLL

Yakinkah Anda, wanita-wanita yang terlibat dengan Ahmad Fathanah akan dikenakan sanksi hukum?

Memuat...
Opsi Pilihan Jajak Pendapat