Kenaikan BBM

Google akan Berikan Ruang Sendiri untuk Motorola Mobility

  • Jatah Gas Petrokimia Gresik Masih Dievaluasi  

    Jatah Gas Petrokimia Gresik Masih Dievaluasi  

    Tempo
    Jatah Gas Petrokimia Gresik Masih Dievaluasi  

    TEMPO.CO, Jakarta - Direktur Jenderal Minyak dan Gas Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral, Edy Hermantoro, mengatakan masih mengkaji sumber pasokan gas untuk pabrik pupuk PT Petrokimia Gresik. "Kami bersama Satuan Kerja Khusus Pengatur Kegiatan Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) masih mengevaluasi hal tersebut," kata dia saat ditemui seusai Seminar Geosains di Hotel Arya Duta, Rabu, 19 Juni 2013. …

  • Beredar Kabar, Sabtu Harga Harga BBM Mulai Naik

    Beredar Kabar, Sabtu Harga Harga BBM Mulai Naik

    Tempo
    Beredar Kabar, Sabtu Harga Harga BBM Mulai Naik

    TEMPO.CO, Jakarta - Sebuah Blackberry Broadcast Message tentang kepastian hari kenaikan harga bahan bakar minyak beredar di kalangan wartawan. Pesan berantai yang tak diketahui sumbernya itu menyebutkan kenaikan harga BBM akan berlaku pada Sabtu, 22 Juni 2013 pukul 00.00. …

  • Tiga Operator Gratiskan Kirim Uang Elektronik

    Tiga Operator Gratiskan Kirim Uang Elektronik

    Tempo
    Tiga Operator Gratiskan Kirim Uang Elektronik

    TEMPO.CO, Surabaya-Perusahaan operator telekomunikasi bersama PT Telkomsel dan Indosat meluncurkan program promo Gratis Biaya Kirim Uang Elektronik Lintas Operator mulai 19 Juni hingga 31 Agustus. Menurut Wakil Presiden XL East Region, Titus Dondi, promo ini dilakukan serentak di empat kota besar; Bandung, Surabaya, Medan, dan Makassar. …

San Francisco (AFP/ANTARA) – Google berniat mengizinkan Motorola Mobility, perusahaan yang baru diakusisinya, untuk menjaga otonominya karena mereka bersaing di pasar smartphone yang sengit, kata eksekutif pada Kamis kemarin.


Pejabat kepala keuangan Google, Patrick Pichette, mengatakan dalam pertemuan tahunan pemegang saham perusahaan tersebut bahwa tidak mungkin ada sebuah integrasi dalam perusahaan produk ponsel tersebut.


"Sangat penting Motorola tetap berada di jalur sendiri," katanya. "Kami tidak mengintegrasikan Motorola dengan Google, kami pastikan mereka memiliki ruang sendiri. Anda tidak mungkin melihat integrasi penuh dari kedua perusahaan tersebut."


Pemimpin Google, Eric Schmidt mengatakan, "Kami membeli Motorola untuk sejumlah paten-paten, produk-produk, orang-orangnya, dan inovasinya."


Google menyelesaikan kesepakatan senilai 12,9 miliar dolar Amerika (sekitar Rp 122,20 triliun) bulan lalu untuk Motorola Mobility, produsen ternama smartphone dan perangkat lain yang menempatkan Google dalam persaingan kompetitif dengan Apple.


Penyelesaian kesepakatan yang dijuluki "Googorola" tersebut dilakukan setelah mendapatkan izin dari China, Amerika Serikat dan peraturan Eropa, di tengah kekhawatiran pembatasan Android, sebuah sistem operasi gratis untuk perangkat mobile buatan Google.


Persyaratan dari Departemen Perdagangan China antara lain adalah Google harus terus membuat perangkat lunak Android untuk smartphone serta komputer tablet gratis dan terbuka selama setidaknya lima tahun.


Regulator di Amerika Serikat dan tempat lain menekankan mereka akan mengawasi untuk memastikan bahwa Google tidak menggunakan Motorola Mobility untuk mendapatkan keuntungan yang tidak adil di pasar.


Google mengakuisisi 17.000 paten dengan pembelian Motorola Mobility dan memperkuat portofolio paten mereka untuk mendominasi pasar smartphone dan komputer tablet.


Motorola Mobility diciptakan pada 2011 ketika Motorola Inc yang berbasis di Amerika Serikat memecah perusahaan menjadi unit perangkat ponsel di satu sisi, dan divisi keselamatan pemerintah dan masyarakat yang dikenal sebagai Motorola Solutions di sisi lain. (ia/ik)

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.

Jajak Pendapat Yahoo!

Setujukah Anda jika Pekan Raya Jakarta kembali diselenggarakan di Monas?

Memuat...
Opsi Pilihan Jajak Pendapat