Penghargaan buat SBY

Greenpeace Hargai Komitmen Indonesia

Jakarta (ANTARA) - Greenpeace menghargai komitmen Indonesia dalam penanganan isu-isu lingkungan termasuk komitmen Indonesia untuk mengurangi emisi gas buang 26 persen hingga 2020 atau 41 persen bila mendapatkan bantuan internasional.

Direktur Eksekutif Green Peace Internasional Kumi Naidoo dalam keterangan pers di Kantor Presiden Jakarta, Kamis, usai diterima Presiden Susilo Bambang Yudhoyono mengatakan, komitmen yang ditunjukkan Indonesia bukan hanya dalam bidang lingkungan semata namun juga mendorong adanya sinergi antara sektor perekonomian, lingkungan dan juga pengurangan angka kemiskinan.

"Sebelum saya di Greenpeace, saya bergerak di bidang pengurangan dan penanggulangan kemiskinan. Dari hasil diskusi saya dengan Presiden menunjukkan bahwa antara pertumbuhan ekonomi, perlindungan lingkungan dan pengurangan angka kemiskinan bisa berjalan bersama," katanya.

Ia menambahkan,"menjaga lingkungan dan juga upaya untuk mengurangi kemiskinan bisa dilakukan dalam sisi yang bersamaan. Contohnya perekonomian berkembang dengan adanya wawasan lingkungan dan juga pengurangan kemiskinan sementara peningkatan investasi bisa terus dilakukan."


Kumi Naidoo mengatakan, ia juga berdiskusi dengan Presiden Yudhoyono mengenai isu-isu menjelang pelaksanaan konferensi pembangunan berkelanjutan di Rio De Janeiro Brasilia.

Ia juga menambahkan terkait pengembangan kelapa sawit, Greenpeace tidak pernah dalam posisi menolak usaha tersebut namun lebih pada bagaimana menjalankan usaha kepala sawit dengan memperhatikan keberlangsungan lingkungan sehingga tidak hanya keuntungan ekonomi yang didapat namun juga terpeliharanya lingkungan sekitar.

Naidoo mengundang Presiden untuk mengunjungi kapal Rainbow Warrior yang akan merapat saat KTT Rio dua pekan mendatang. Ia juga mengatakan kapal kampanye Greenpeace itu juga akan mengunjungi Indonesia pada 2013 mendatang.

Saat bertemu Presiden, Kumi Naidoo didampingi oleh Direktur Eksekutif Green Peace Asia Von Hernandez, Kepala Kantor Indonesia Green Peace Asia Tenggara Nur Hidayati, Kepala kampanye global untuk hutan Indonesia jaringan global hutan Greenpeace dan Dewan pengurus Green Peace Indonesia Abdon Nababan.

Presiden Yudhoyono didampingi oleh Menteri Lingkungan Hidup Berth Kambuaya dan Menteri Kehutanan Zulkifli Hasan.(rr)



PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.

POLL

Yakinkah Anda, wanita-wanita yang terlibat dengan Ahmad Fathanah akan dikenakan sanksi hukum?

Memuat...
Opsi Pilihan Jajak Pendapat