Penghargaan buat SBY

Gross Kesal Sekuriti Bandara Buang Abu Kakeknya

Liputan6.com, Washington: Seorang pria sakit hati dengan ulah petugas keamanan wanita di bandara. Petugas itu menumpahkan dengan sengaja abu jenazah kakeknya ke lantai tanpa meminta maaf.

John Gross, dari Indianapolis, berusaha membawa pulang abu jenazah kakeknya Mario Markus Marcaletti dari Florida. Ia menyimpannya di dalam botol tertutup rapat dan ditulis "abu manusia".

Abu jenazah pria berusia 91 tahun itu memang sudah dibagikan ke beberapa anggota keluarga setelah ia meninggal pada 2002. Dan Gross diberi bagian oleh pamannya. "Mereka membuka tas saya dan saya katakan tolong hati-hati. Ini adalah abu kakek saya," kata Gross kepada theindychannel.com, Rabu (27/6).

"Dia mengambil wadah itu dan membukanya".

"Ia menggunakan jarinya dan memilah-milah. Kemudian dia sengaja menumpahkannya," ujarnya dengan kesal.

Gross semakin kesal karena wanita itu tak meminta maaf sedikit pun melainkan tertawa. "Saya berlutut untuk mengambilnya kembali. Tapi saya tidak bisa mengambil semuanya".

Gross baru mengetahui kemudian ada aturan TSA yang menyebutkan staf keamanan tidak boleh mengutak-atik kontainer berisi abu jenazah dalam situasi apapun. Namun wadah tersebut harus melalui mesin X-Ray.

Tak ada yang bisa dilakukan Gross untuk mendapatkan abu jenazah kakeknya seperti semula. Tapi ia ingin petugas keamanan meminta maaf.

Dalam website TSA disebutkan penumpang diizinkan membawa wadah krematorium di dalam bagasi mereka dan harus melewati sinar X. "Untuk menghormati almarhum dan keluarga dan temannya, dalam kondisi apapun seorang petugas tidak diperkenankan membuka kontainer bahkan jika penumpang memintanya melakukannya".(Dailymail/MEL)