Guru Ringan Tangan Dilaporkan ke Polisi

Liputan6.com, Jakarta: Kasus pemukulan siswa yang dilakoni guru kembali terjadi. Kali ini dialami siswa-siswi Sekolah Menengah Pertama Negeri 287 Jakarta Timur. Kasus ini bukan kali pertama. Bahkan, sang guru sudah pernah ditegur dengan kasus serupa.

"Saya sudah tanya kepada yang bersangkutan. Dia berkata tidak memukul dengan bengis. Tapi memukul untuk memberikan pelajaran," ujar Kepala Sekolah SMPN 287 Sobirun, baru-baru ini.

Pelaku dikenal siswa sebagai guru Matematika yang terampil mengajar dalam menyampaikan materi. Tapi ia juga guru yang keras dan kerap main tangan jika siswanya tak dapat menjawab pertanyaan. Gerah dengan kejadian ini, orangtua siswa melapor ke polisi.

Selain polisi, kasus ini juga ditangani Dinas Pendidikan DKI Jakarta untuk diinvestigasi. Di kalangan pendidik, memberikan sanksi kepada siswa dianggap sebagai salah satu metode pembelajaran. Namun, sebaiknya tidak dengan kekerasan, apalagi sampai melukai anak didik.(ASW/ULF)