Hakim Larang Penjualan Samsung Galaxy Tab

TEMPO.CO , California - Perang paten antara Apple dan Samsung terus berlanjut. Yang terbaru adalah hakim Distrik San Jose, California Amerika, Lucy Koh telah mengabulkan permintaan Apple agar pengadilan melarang penjualan Samsung Galaxy Tab 10.1 di seluruh Amerika. 

Hakim Lucy Koh mengeluarkan putusan itu pada Selasa malam waktu Amerika. Sambil menunggu penelaahan lebih lanjut atas kasus inu, hakim Koh memerintahkan kepada pengadilan untuk melarang penjualan tablet Galaxy Tab 10.1 di Amerika Serikat. 

"Meskipun Samsung memiliki hak untuk bersaing, namun persaingan itu haryus dilakukan secara adil dengan tidak membanjiri pasar dengan produk yang telah melanggar (paten)," tulis Koh dalam putusannya seperti dikutip dari Allthingsd, Rabu, 27 Juni 2012.

Namun yang harus diingat, keputusan Hakim Koh ini barulah keputusan pengadilan di tingkat pertama. Karenanya, sudah bisa dipastikan Samsung akan mengajukan banding atas keputusan ini. Meskipun tetap saja, keputusan ini merupakan pukulan bagi Samsung. 

Apple menyambut gembira keputusan hakim Koh tersebut. Bagi Apple, Samsung jelas-jelas sudah mencontek desain iPhone dan iPad. "Produk Samsung mirip sekali dengan iPhone dan iPad, dari bentuk perangkat keras, user interface dan bahkan kemasannya," kata jurubicara Apple Kristin Huguet kepada AllThingsD. "Secara terang-terangan menyalin terang-terangan ide-ide kami," kata Kristin melanjutkan. 

Menyikapi keputusan Hakim Koh ini, Samsung dikabarkan akan mengajukan banding ke pengadilan banding federal di Washington, DC, yang memiliki yurisdiksi eksklusif atas sengketa kekayaan intelektual.

Perusahaan asal Korea Selatan ini mengatakan akan mengambil langkah-langkah hukum yang diperlukan, dan berharap putusan itu tidak memiliki dampak signifikan terhadap bisnis. Pasalnya, Samsung kini mempunyai varian produk tablet Galaxy Tab dari yang 7 hingga 10 inci. 

ALLTHINGSD | REUTERS | IQBAL MUHTAROM

Berita Terpopuler

New iPad Akhirnya Tiba di Indonesia

Apple Akhirnya Hapus Klaim Mac Kebal Virus

Media Sosial Mulai Membosankan?

Google Kembangkan Mesin yang Bisa Berpikir

Honeywell Luncurkan Software Intuition Executive

Nokia dan Agate Gelar Kompetisi Developer Game

Burung Bisa Kenali Wajah dan Suara Seseorang

Menebak Kelamin Calon Bayi Ratu Badak

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.