TEMPO.CO, Jakarta: Insiden penembakan halte bus Transjakarta masih menyisakan misteri. Kasus penembakan ini terjadi pertama kali pada 20 Juli 2012 lalu dan menimpa halte bus di Salemba, dekat kampus UI. Dua pekan kemudian, penembakan berulang dan menimpa halte lain.
Tapi ada satu halte yang sampai dua kali menjadi korban penembakan. Halte itu adalah halte BKPM, Tebet, Jakarta Selatan. Pada Sabtu 4 Agustus 2012, tengah malam, penembak halte ini diduga mengendarai sedan silver yang melaju kencang.
Penembakan sebelumnya terjadi sehari sebelumnya, pada Jumat 3 Agustus 2012. Ketika itu, menurut kesaksian sejumlah orang, pelaku mengendarai sepedamotor. Polisi sampai saat ini masih menelusuri motif dan alat bukti yang bisa menjelaskan siapa pelaku teror ini.
Kepala BLU Transjakarta, Muhammad Akbar, meminta polisi bertindak lebih cepat menangkap pelaku teror ini. »Penembakan ini merugikan warga Jakarta, pengguna bus ini,” katanya.
WAYAN AGUS P
Pintu KPK Digembok, Pengamanan Siaga
KPK: Langkah Polisi Persulit Kami
KPK Siap Layani Tantangan Polisi
Perenang Keturunan Jawa, Idola Baru Belanda
Begini Jaringan Pornografi Anak Itu Terendus
SBY Salahkan Pemberitaan Media Soal Rohingya
Polisi Bersenjata Serbu Rumah Miley Cyrus
Jaringan Pornografi dan Kanibalisme Anak Terkuak
SBY Diminta Tak Minta Maaf pada Korban 1965
Rhoma Irama: Tak Akan Ada Penggalangan Massa



Yahoo! OMG