Hamas Percaya Mesir Akan Bantu Cabut Pengepungan Jalur Gaza

Gaza (ANTARA/Xinhua-0ANA) - Pemerintah Perdana Menteri Hamas Ismail Haniya Jumat mengatakan bahwa ia yakin Mesir secara serius mempelajari pencabutan menyeluruh pengepungan yang diberlakukan Israel terhadap Jalur Gaza sejak 2007.

Haniya, yang meresmikan satu masjid baru di utara kota Gaza, mengatakan kepada wartawan "Kami mendengar dalam berita bahwa pengepungan yang diberlakukan terhadap Jalur Gaza akan dicabut, tetapi secara resmi kita belum melihat apa-apa di lapangan."


"Kami benar-benar yakin bahwa Presiden Mesir yang baru terpilih Mohamed Moursi tidak akan pernah menerima untuk terlibat dalam menjaga pengepungan yang diberlakukan di Jalur Gaza," kata Haniya.

Hamas dengan kekerasan menguasai Jalur Gaza pada pertengahan Juni 2007 dan mengusir pasukan keamanan Presiden Palestina Mahmoud Abbas yang menguasai Tepi Barat.

Israel menganggap Jalur Gaza sebagai entitas bermusuhan dan memberlakukan blokade ketat atas Jalur Gaza.

Semua upaya untuk mencapai rekonsiliasi antar-Palestina dan mengakhiri perpecahan yang sedang berlangsung sejauh ini gagal.

Kemenangan Ikhwanul Muslimin di Mesir, yang Moursi adalah salah satu pemimpinnya, telah mendorong gerakan Hamas untuk percaya bahwa Morsi akan membantu mereka mengakhiri blokade yang dikenakan pada Gaza.

Hamas ingin Mesir membuka perbatasannya untuk warga Jalur Gaza sepanjang waktu dan membuka penyeberangan komersial baru sebagai alternatif bagi penyeberangan antara Jalur Gaza dan Israel yang dikontrol sepenuhnya oleh Israel. (jk)

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.