Harga Daging Sapi dan Bawang Merah di Samarinda Meroket

  • SBY Resmi Lantik Chatib Basri  

    SBY Resmi Lantik Chatib Basri  

    Tempo
    SBY Resmi Lantik Chatib Basri  

    TEMPO.CO, Jakarta - Presiden Susilo Bambang Yudhoyono hari ini melantik mantan Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), Chatib Basri, menjadi Menteri Keuangan yang baru. Chatib menggantikan Agus Martowardojo yang akan menempati posisi baru sebagai Gubernur Bank Indonesia. 

  • Gita Sebut Karen Cocok Jadi Ketua BKPM

    Gita Sebut Karen Cocok Jadi Ketua BKPM

    Tempo
    Gita Sebut Karen Cocok Jadi Ketua BKPM

    TEMPO.CO, Jakarta - Menteri Perdagangan Gita Wirjawan mengatakan bahwa ketua Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) pengganti Chatib Basri harus bisa mengerti pembuatan lapangan kerja harus datang dari modal dalam negeri dan luar negeri.

  • Pemerintah Minta Freeport Stop Produksi Sementara  

    Pemerintah Minta Freeport Stop Produksi Sementara  

    Tempo
    Pemerintah Minta Freeport Stop Produksi Sementara  

    TEMPO.CO, Jakarta - Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral menyatakan telah meminta agar aktivitas produksi di PT Freeport Indonesia dihentikan untuk sementara. Secara otomatis, sejak insiden Big Gossan 14 Mei lalu, pihak perusahaan memang telah melakukan penghentian operasi produksi, namun pemerintah kemudian meminta secara resmi.

Laporan Tribun Kaltim, Rafan A Dwinanto

TRIBUNNEWS.COM, SAMARINDA -- Cuaca buruk yang terjadi di perairan Indonesia belakangan ini memberika dampak besar terhadap lonjakan harga beberapa komoditi pokok. Diketahui, tingginya ombak membuat distribusi bahan-bahan pokok yang melalui jalur laut menjadi terhambat.

Pantauan Tribun di Pasar Segiri Samarinda, Kamis (17/1/2013), beberapa komoditi pokok seperti daging dan bawang merah mengalami lonjakan harga yang cukup drastis. Daging sapi segar yang biasa didapat dengan harga Rp 90 ribu kini meningkat hingga Rp 120 ribu per kilogram.

"Rp 120 ribu yang segar, kalau yang es Rp 95 ribu," tutur Puding, penjual daging di pasar induk Samarinda tersebut.

Menurut Puding, tingginya ombak laut membuat pasokan daging yang didatangkan dari Sulawesi sangat terhambat. "Biasanya setiap pekan itu ada saja pasokan masuk. Tapi ini bisa sebulan sekali baru datang," ungkapnya.

Kenaikan harga daging sapi segar, kata Puding mengalami kenaikan dari distributor. "Distributor naikkan harga, terpaksa kami (pedagang) ikut menaikkan harga juga," kata Puding.

Guna memenuhi kebutuhan, Puding, menuturkan, para pedagang daging sapi bahkan harus beralih melirik sapi lokal. Namun, hal itu juga bukan perkara mudah. Pasalnya, para peternak sapi lokal kini mematok harga selangit. "Kalau sapi lokal yang biasa harga per ekornya Rp 7 juta, sekarang sudah Rp 10 sampai 12 juta," keluh Puding.

Begitu pula dengan bawang merah yang didatangkan dari surabaya turut meroket akibat imbas dari tingginya gelombang. Bawang merah yang biasa dihargai Rp 15.000 per kilogram kini meroket hingga Rp 28 ribu. "Bawang juga harganya naik betul," ujar Syamsuddin.

Begitu pula dengan beras yang mengalami kenaikan harga meski tak signifikan. "Kalau jenis beras standar itu naik Rp 500, dari Rp 8 ribu menjadi Rp 8.500," papar Syamsuddin. (*)

Baca juga:

  • Lada Putih Petani di Kukar Dibeli Perusahaan Belanda
  • Efek Banjir, Okupansi Travel Anjlok
  • Airbus Kirim 588 Pesawat di 2012


PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.

Artikel Bisnis Terpopuler

POLL

Yakinkah Anda, wanita-wanita yang terlibat dengan Ahmad Fathanah akan dikenakan sanksi hukum?

Memuat...
Opsi Pilihan Jajak Pendapat