Harga Perkantoran Ciputra Naik 55 Persen

  • Transaksi Pembayaran dengan e-money Dimulai Juni

    Antara

    Medan (ANTARA)- Bank Indonesia mulai menjalankan transaksi pembayaran dengan menggunakan e-money (uang elektronik) pada Juni mendatang."Peluncuran program dan produk financial inclusion, transaksi pembayaran dengan menggunakan e-money itu akan mulai dicoba di enam provinsi termasuk di Sumut," kata Direktur Divisi Komunikasi Bank Indonesia Pusat, Peter Yakub, di Medan. Kamis.Selain Sumut, "pilot project" e-money itu dilakulkan di Sumatera Selatan, Jawa Timur, Jawa Tengah, Kalimantan Timur dan

  • Harga Minyak Turun Setelah Data China Mengecewakan

    Antara

    New York (ANTARA/Xinhua) - Harga minyak dunia melemah pada Kamis (Jumat pagi WIB), setelah data aktivitas manufaktur dari China mengecewakan, namun penurunannya dibatasi pelemahan dolar AS, kata para analis. Minyak mentah light sweet atau West Texas Intermediate (WTI) untuk pengiriman Juli turun tipis sebesar tiga sen menjadi menetap di 94,25 dolar AS per barel di New York Mercantile Exchange. Minyak mentah Brent North Sea untuk pengiriman Juli turun 16 sen, atau 0,15 persen, menjadi ditutup

  • Rupiah Jumat Pagi Terapresiasi 20 Poin

    Rupiah Jumat Pagi Terapresiasi 20 Poin

    Antara
    Rupiah Jumat Pagi Terapresiasi 20 Poin

    Jakarta (ANTARA) - Nilai tukar rupiah pada Jumat pagi terapresiasi sebesar 20 poin menyusul sentimen negatif di pasar uang yang kembali stabil. Nilai tukar rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta pada Jumat pagi menguat sebesar 20 poin menjadi Rp9.768 dibanding sebelumnya di posisi Rp9.788 per dolar AS. "Sentimen di pasar uang kembali stabil setelah The Fed mensinyalkan pengurangan nilai program pembelian obligasinya secara bertahap meski untuk sementara waktu masih mempertahankannya,"

TEMPO.CO, Jakarta - Manajemen PT Ciputra Property Tbk. mencatat lonjakan harga jual lahan perkantoran di sekitar Kuningan hingga 55 persen seiring peningkatan kebutuhan terhadap kawasan bisnis terintegrasi. »Harga jual lahan perkantoran naik menjadi Rp 31 juta per meter persegi sejak Agustus lalu,” ujar Sekretaris Perusahaan PT Ciputra Property, Artadinata Djangkar di sela-sela ground breaking office Tower Ciputra World Jakarta 2, Rabu, 26 September 2012.

Ia mengaku dari total luas lantai dari perkantoran di Ciputra World yang akan dijual secara strata title, sekitar 80 persen di antaranya sudah terjual sampai September 2012. Sebelumnya, harga lahan sebesar Rp 20 juta per meter persegi, dan naik menjadi Rp 31 juta per meter persegi sejak Agustus lalu.

Hari ini melalui anak usahanya PT Saraneka Indah Pancar memulai pembangunan proyek menara perkantoran Ciputra World 2 Jakarta. Candra Ciputra, Presiden Direktur PT Ciputra Property Tbk, mengatakan pembangunan Office tower 2 sengaja ditujukan kepada kebutuhan bisnis modern.

"Nantinya akan kami lengkapi dengan fasilitas premium seperti 3 Zones (Low, Mid dan High), Grade A Office, Executive Lift dan Executive Toilet, 18 Lift dan Security System," ucapnya.

Ciputra World 2 Jakarta terdiri dari 2 menara The Orchard Satrio dan The Residence and Fraser Suites Serviced Apartments, 1 Tower untuk W Hotel. Proyek ini terdiri atas 349 kondominium The Orchard Satrio, 117 unit kondominium The Residence, 200 unit Fraser Suites Serviced Apartments, 80 ribu meter2 lahan, 250 kamar W Hotel dan 120 unit kondominium premium.

Pembangunan perkantoran Ciputra World 2 Jakarta menelan investasi hingga Rp 1 triliun, proyek ini memiliki Gross Floor Area (GFA) seluas 80 ribu meter persegi dan ditargetkan selesai 2015 mendatang. "Totalnya 45 lantai, separuhnya akan kita dijual melalui strata title, sedangkan sisanya kita sewakan," kata Candra.

Selain fasilitas kelas wahid, proyek ini menyediakan kawasan lahan hijau hingga 7.000 meter persegi dan dikembangkan menjadi hiasan lampu (lantern) menjadi garden of lights di kawasan Kuningan.

Candra menyebutkan, pertumbuhan properti di Indonesia terbilang positif meskipun krisis ekonomi global khususnya krisis Eropa masih berlangsung. Tingginya kelas menengah Indonesia, menyebabkan kebutuhan terhadap property terus berlangsung.

Artadinata menambahkan, tahun ini perseroan menargetkan laba bersih hingga Rp 228 miliar, dari jumlah itu hingga Juni lalu sekitar Rp 105 miliar di antaranya sudah tercapai, sedangkan sisanya dikejar hingga akhir tahun. "Kontribusi terbesarnya bersumber CWJ 1 (Ciputra World 1)," katanya.

JAYADI SUPRIADIN

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.

Artikel Bisnis Terpopuler

POLL

Yakinkah Anda, wanita-wanita yang terlibat dengan Ahmad Fathanah akan dikenakan sanksi hukum?

Memuat...
Opsi Pilihan Jajak Pendapat