Perang Lawan Geng Motor

Harga Premium di Lembata Rp 25 Ribu/Liter

Liputan6.com, Lembata: BBM jenis premium di Kabupaten Lembata, Nusa Tenggara Timur, hampir setiap tahun selalu menuai masalah. Soal harga standar per liter bahkan nyaris tak terkendali. Harga eceran premium di sana kini menembus Rp 25 ribu per liter.

Harga tersebut jauh di atas acuan pemerintah, yakni Rp 4.500 per liter. Tingkat kesulitan tinggi untuk mendapatkan BBM hingga harus antre berjam-jam menyebabkan nilainya melambung tinggi.

Para pengecer pun berani mematok harga di kisaran Rp 20 ribu hingga Rp 25 ribu per liter. Jika beli setengah liter, pengecer menjual dengan harga Rp 10 ribu hingga Rp 15 ribu.

Tidak stabilnya harga BBM berawal sejak pemekaran wilayah 12 tahun silam. Saat itu distribusi BBM mulai dimonopoli oleh pengusaha tunggal.

Pihak kepolisian telah menertibkan belasan pengecer dan memberikan pembinaan untuk menjual eceran dengan harga yang wajar. Namun tetap saja harga BBM berada di luar kewajaran.

Saat ini sedikitnya 16 pengecer sudah diamankan dan diberikan pembinaan. Warga berharap pemerintah menambah fasilitas SPBU di wilayah ini untuk menghindari monopoli yang berujung pada penderitaan rakyat kecil.(ULF)