Harga Timah Anjlok, 20 Smelter Bangka Kolaps  

  • Akibat Pembajakan, Indonesia Rugi Rp 4,5 Triliun Setahun  

    Akibat Pembajakan, Indonesia Rugi Rp 4,5 Triliun Setahun  

    Tempo
    Akibat Pembajakan, Indonesia Rugi Rp 4,5 Triliun Setahun  

    TEMPO.CO, Jakarta - Menteri Perdagangan Gita Wirjawan menyebut masalah pembajakan karya musik di Indonesia telah begitu memprihatinkan. Dari total pengeluaran masyarakat untuk musik, hanya 10 persen yang tercatat dan lebih sedikit lagi yang sampai ke kantong para musikus.

  • Pengamat: Kementerian Pertanian Harus Limpahkan Riph FTZ

    Antara

    Batam (ANTARA) - Kementerian Pertanian harus melimpahkan kewenangan perizinan rekomendasi impor produk hortikultura untuk Kawasan Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas Batam, Bintan, dan Karimun ke Dewan FTZ, kata seorang pengamat. "FTZ tidak terkena kuota nasional. Menteri Pertanian tidak berhak mengatur daerah non-pabean," kata pengamat kawasan perdagangan bebas Harry Azhar Azis di Batam, Minggu. Dewan FTZ bersama Badan Pengusahaan Batam berupaya meminta pengalihan kewenangan penerbitan RIPH

  • Produksi Susu Lokal Menurun

    Produksi Susu Lokal Menurun

    Tempo
    Produksi Susu Lokal Menurun

    TEMPO.CO, Jakarta -Ketua Dewan Persusuan Nasional, Teguh Boediyana mengatakan tahun 2013 ini persentase susu segar untuk memasok kebutuhan nasional diyakini menurun dibandingkan tahun 2012. Prooduksi susu segar di tahaun 2103 diperkirakan turun sekitar 10 -15 persen.

TEMPO.CO, Jakarta - Produksi timah dari Kepulauan Bangka-Belitung diprediksi akan menurun tajam tahun ini. Akibatnya, pengusaha menutup kegiatan produksi di areal tambang dan areal peleburan (smelter) mereka.

"Di Kepulauan Babel, dari 40 smelter yang ada, cuma 20 yang beroperasi. Sisanya kolaps," kata Direktur Utama PT Bangka Belitung Timah Sejahtera, Johan Murod, kepada Tempo, Senin, 14 Januari 2013.

Pembina Asosiasi Tambang Rakyat Daerah Bangka-Belitung ini menjelaskan, 2012 merupakan tahun yang suram bagi industri timah di daerahnya. Dia menjelaskan, harga jual di pasar dunia jauh lebih rendah dibandingkan dengan harga jual dua tahun sebelumnya.

Harga pada London Metal Exchange (LME) tahun lalu berkisar US$ 17.000/MT hingga US$ 22.000/MT. Padahal, menurut Johan, biaya produksi yang mesti ditanggung para pengusaha semakin tinggi akibat kenaikan harga solar industri dan upah buruh. "Pasar Timah Dunia sangat tidak menguntungkan produsen karena Harga LME variatif sekali," katanya.

Johan mencatat, pada tahun 2011, harga jual timah tertinggi mencapai US$ 33.000/MT. Dia berani memastikan bila harga jual tidak dapat menyentuh angka US$ 25.000/MT, produksi akan turun hingga 70.000 ton. "Sudah pasti akan banyak yang kolaps dan akan menimbulkan pengangguran yang tinggi di Bangka. Harga yang rendah membuat produsen enggan berproduksi," ujarnya.

Pada pertengahan tahun 2000 silam, Bangka-Belitung mampu menghasilkan hingga 120 ribu ton pertahunnya. Angka tersebut terus merosot hingga kisaran 80 ribu tahun lalu.

Penurunan produksi juga dialami oleh PT. Timah Tbk. Perusahaan milik negara ini mengakui bila hasil produksi mereka di Bangka-Belitung selama tahun 2012 mengalami penurunan. "Ada penurunan dibanding tahun 2011, tetapi kami belum bisa sampaikan angkanya," kata Agung Nugroho, Kepala Sekretaris Perusahaan PT Timah, saat ditemui di kantor perwakilannya di Jakarta, Senin, 14 Januari 2013.

Penurunan produksi lebih diakibatkan oleh pengaruh cuaca ekstrem sepanjang tahun lalu. Menurut Agung, pada musim hujan biasa, mitra pertambangan tidak dapat melakukan aktivitas apa pun.

"Biasanya ada banjir di areal tambang sehingga demi keselamatan pekerja, terpaksa aktivitas kami stop sementara." Meskipun ada penurunan produksi, perseroan ini tetap optimistis dapat menghasilkan laba maksimal di tahun ini.

PARLIZA HENDRAWAN

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.

POLL

Apakah Anda percaya pengerjaan proyek MRT yang sudah resmi dimulai akan berjalan tepat waktu sesuai rencana?

Memuat...
Opsi Pilihan Jajak Pendapat