TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA --Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali memanggil Ketua Umum Partai Demokrat, Anas Urbaningrum, hari ini, Rabu (4/7/2012).
Sedianya hadir, Anas akan menjalani pemeriksaan lanjutan saksi terkait penyelidikan proyek pembangunan Sport Center di Hambalang, Jawa Barat.
Menyikapi hal tersebut, Anas mengaku siap kooperetif. Melalui pengacaranya, ia memastikan akan datang penuhi permintaan KPK.
"Pak Anas datang," kata Pengacara Anas, Firman Jaya saat dihubungi wartawan. Menurut Firman, kliennya sudah mengantongi surat pemeriksaan tersebut.
Pada pemeriksaan pekan lalu, Anas mengaku dicecar soal penerbitaan sertifikat tanah Hambalang. Namun, Anas membantah pernah memerintahkan anggota Komisi II DPR dari Fraksi Demokrat, Ignatius Mulyono, untuk mengurus sertifikat tanah Hambalang tersebut.
"Saya tidak pernah perintahkan Ignatius Mulyono mengurus sertifikat," kata Anas usai pemeriksaan di KPK, Jakarta, Rabu (27/6/2012).
Anas juga mengaku dicecar soal partai Demokrat, struktur Fraksi Demokrat di DPR, dan tugas dirinya ketika menjadi ketua Fraksi. "Itu yang ditanyakan penyidik," kata Anas.
KPK mulai menyelidiki dugaan korupsi tersebut, sejak Agustus 2011 lalu. KPK sendiri hingga kini sudah beberapa kali melakukan gelar perkara. Namun, belum meningkatkan status kasus tersebut sampai saat ini.
Johan Budi mengatakan KPK belum menemukan dua alat bukti untuk menaikkan status Hambalang menjadi penyidikan. "Tapi kemungkinan, ekspose pekan ini untuk melihat apakah dalam proses penyelidikan sudah cukup dua alat bukti," tandas Johan.
- Anas Ngaku Siap Penuhi Pemeriksaan Besok
- Max Sopacua: Wajar Anas Diperiksa KPK Dua Kali
- Ruhut: Anas Urbaningrum Akan ke KPK Besok
- Besok Anas Urbaningrum Diperiksa KPK Lagi
- Drajad Wibowo: Proyek Hambalang itu Langgar Prosedur
- Nazar Sebut Pembohong, Anas Berdoa Tak Tergoda Setan



Yahoo! OMG