Jelajahi Yahoo! Bersama Teman-Teman Anda

Jelajahi berita, video, dan banyak lagi berdasarkan apa yang dibaca dan ditonton teman-teman Anda. Publikasikan aktivitas Anda sendiri dan dapatkan kendali penuh.

Pertama-tama,

AKTIVITAS TEMAN DI YAHOO!

    Hari Ini, Pengacara Rosa Laporkan Menteri Peminta Fee

    TEMPO.CO , Jakarta--Pengacara Mindo Rosalina Manulang, Achmad Rifai, rencananya hari ini, Kamis 23 Februari 2012 menyampaikan laporan ke Komisi Pemberantasan Korupsi mengenai menteri Kabinet Indonesia Bersatu jilid II yang meminta fee proyek kepada kliennya.

    Rosa adalah terpidana kasus suap Wisma Atlet SEA Games Palembang, yang saat ini ditahan di kantor KPK. Rifai menemui Rosa dan meminta bekas Direktur Marketing PT Anak Negeri itu menjelaskan soal permintaan komisi tersebut. Keterangan Rosa ini bakal dituangkan secara terperinci agar KPK mudah menelusuri kasus ini.

    Rosalina, kepada Rifai, sebelumnya mengungkapkan adanya menteri yang juga petinggi partai politik meminta komisi sebesar 8 persen. Komisi itu dimaksudkan sebagai imbalan atas dua proyek senilai Rp 80 miliar dan Rp 100 miliar di kementerian tersebut yang ditangani Grup Permai, Muhammad Nazaruddin, bos Rosalina.

    Menurut Rifai, permintaan fee itu disampaikan kepada Rosa saat bertemu di rumah dinas sang menteri, Jalan Widya Chandra, Jakarta Selatan, pertengahan 2010.

    Terdakwa kasus suap Wisma Atlet Jakabaring, Muhammad Nazaruddin, menyatakan tak tahu siapa menteri yang meminta jatah fee tersebut. Nazaruddin mengaku sudah tak aktif di Grup Permai sejak 2009. "Saya tidak pernah mengontrol Rosa sejak 2009."

    Rifai belum bersedia mengungkapkan identitas dua menteri tersebut. Senin lalu, ia hanya menyebut menteri itu akan bersaksi di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Jakarta pekan ini. Berdasarkan catatan Tempo, dua menteri yang bersaksi pekan ini adalah adalah Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi Muhaimin Iskandar serta Menteri Pemuda dan Olahraga Andi Alifian Mallarangeng.

    Muhaimin diperiksa sebagai saksi dalam kasus suap Dana Percepatan Pembangunan Infrastruktur Daerah, sedangkan Andi bersaksi dalam kasus suap pembangunan Wisma Atlet Jakabaring. Dalam persidangan kemarin, menjawab pertanyaan pengacara Nazaruddin, Andi mengaku tidak mengenal Rosa. Seusai persidangan Senin lalu, Muhaimin juga menyatakan tak mengenal Rosa dan tak pernah meminta fee.

    Juru bicara KPK, Johan Budi S.P., menyatakan KPK heran atas munculnya berita soal permintaan komisi yang bersumber dari Achmad Rifai itu. Kata dia, Rosalina mestinya bisa menyampaikannya langsung kepada penyidik karena saat ini ditahan di KPK. "Begitu pula dalam persidangan (hal ini tak terungkap)," kata Johan. Tetapi dia mempersilakan Rifai mengumpulkan informasi dari kliennya soal itu. Johan meminta laporannya nanti disampaikan langsung oleh Rosa.

    TRI SUHARMAN | ISMA SAVITRI | NUR ALFIYAH | MANAN

    Berita lain:

    KPK Minta Menteri Penerima Jatah Dilaporkan 

    Pengacara Akan Laporkan Menteri Peminta Jatah

    Beberapa Menteri Minta Fee Proyek ke Rosa

    Rosa Sebut Peran Anas dalam Proyek UNJ

    Rosa Diperiksa Soal Korupsi di Kementerian Agama

    Ini Rekaman Percakapan Rosa Soal Setoran buat DPR

    Rosa Akui Aliran Duit kepada Tokoh Demokrat

    PEDOMAN KOMENTAR

    Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


    Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar nuansa kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


    Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.

     

    27 komentar

    • Guritno Hariadi  •  2 bulan yang lalu
      kenapa tidak di gantung saja koruptor-koruptor yg sudah terbukti bersalah.
      buktikan kalu hukum itu benar adanya............
    • Bintang  •  2 bulan yang lalu
      Bila Anas, Andi dan Muhaimin benar-benar tidak korupsi maka saya mendoakan mereka semoga menjadi pemimpin yang rahmatan lil alamin tapi bila mereka bertiga berbohong maka semoga mereka mendapatkan azhab di dunia dari Allah SWT, Amin ...
      • Nurkolish 2 bulan yang lalu
        mantaaaap brooor ,,ku dukung,,,!!!
    • Bambang  •  2 bulan yang lalu
      ada yang dag....did...dug.... makin tegang saja bagi mereka yang terlibat..!
    • Pakepoh  •  2 bulan yang lalu
      Achmad Rifai cuma ingin cari nama. Hampir semua pengacara, busuk...busuk dan busuk.
      • andini 2 bulan yang lalu
        semua orang Demokrat lebih busuk lagi. Pembohong rakyat, koruptor.
        betuuull ???
    • ' v' 4 vendeta  •  2 bulan yang lalu
      sdh kelihatan " big picture "nya dari permasalahan ini. smoga kita bijak menyikapinya...
    • emran Umar  •  2 bulan yang lalu
      SEMUA PADA AKHIRNYA AKAN AKAN MENJADI KABUR DAN TIDAK PASTI.....DAN ITU SEMUA PENUH DENGAN REKAYSAA.........
      TPI TIDAK APALAH KARAN NEGARA INI SUDAH SUDAH SEPERI INI DAN AKAN
    • ketek  •  2 bulan yang lalu
      Muhaimin, Andi M & Anas adalah orang2 muda yg diharapkan utk memperbaiki kondisi negara yg terpuruk, tapi akhirnya ikut2an kena wabah korupsi. Rakyat sudah putus asa ngliat perkembangan yg ada krn hampir gak ada lagi yg bisa dipercaya.
    • Joko Suhartono  •  2 bulan yang lalu
      gaji sudah besar masih mencari tambahan yang tidak halal negeri ini sepertinya sorga bagi mereka yang sudah menyerupai TIKUS.
    • Chinta  •  2 bulan yang lalu
      Hukum diIndonesia BODOH.Udah jelas 3 Diva ini Korupsi (Anas,Anji,Andi) ko msh dibiarin aja.Kyknya ada org besar yg melindungi mrk sehingga kasus ini terombang ambing.Andi mallarangeng malu2in org sulawesi selatan.hu,,,,,,,,,,,,,,,
    • Dwi  •  2 bulan yang lalu
      dilaporkan melaporkan dimana titik terang ya kalau begini
    • Cunwinto bin Sudiro  •  2 bulan yang lalu
      entahlahhh sy pusiiing....INDONESIA RAYA.............aatau INDONESIA RAYAHANN....atau kita dijajah lagi saja agar NASIONALISME KEMBALI MENGGELORA...
    • andini  •  2 bulan yang lalu
      Ahmad Rifai, buktikan kalau anda memang benar2 berani.
      Jangan cuma ngomong didepan media saja.
    • Bagus  •  2 bulan yang lalu
      kepercayaan kita sudah tdk ada utk penguasa negara ini ,,,,,mreka hanya mementingkan diri pribadinyA masing2 ......................banyak rakyat yg menderita karena mereka ......MAU SAMPAI KAPAN INI SEMUA !!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!1 TANDA2 MAU KIAMAT UDH DEKAT KLU MEREKA HANYA MEMENTINGKAN DIRINYA SENDIRI(PENGUASA) ..SADAR LAH HIDUP CUMA SEMENTARA................
    • Toni Setiawan  •  2 bulan yang lalu
      Bagaimanapun juga BANGKAI tetap BAU,.....
    • Ronald Wibowo  •  2 bulan yang lalu
      Gimana negara bisa maju klo pimpinan sudah tidak bisa jadi panutan.
      Bagaimana tanggung jawabmu di AKHIRAT nanti...
    • Azri Saja  •  2 bulan yang lalu
      jadi mentri itu enak gaji tinggi, proyek dikementriannya sekitar 1.5 trilyunan (andi tekengkeng) ambalang kalo 8 % saja sdh 120 M ditambah wisma atlet 13 M lumayan seperonya utk pemilihan anas dan sisanya dikorupsi berjamaah antara demokrat dan mentri terkait
    • Paulus Soumete  •  2 bulan yang lalu
      Orang KPK /. Johan Budi..nggak usah kamu mengerutu soal masalah Mindo Rosalina M, cukup kamu jalankan tugasmu....sepertinya kamu melindungi PEJABAT yaa....setan kau.
      Johan Budi...sepertinya sesuatu bangat....kampret.....!!!
    • Rinacell-  •  2 bulan yang lalu
      JABATAN SEORANG MENTERI TP MEMINTA FEE,,, EMANG GAJINYA DALAM 1 BULAN KURANG YAH PAK MENTERIIII?????
      TUKANG BECAK AJA TDK PERNAH MEMINTA FEE.... TP KEBUTUHANNYA TETAP TERCUKUPI PAK MENTERIIII........
    • M3  •  2 bulan yang lalu
      Ketua KPK yg lalu sudah menyatakan ada 34 Kasus Korupsi Nazaruddin Cs, mari kita Doa-kan Ketua KPK yg skrg dpt menindak lanjuti atas keterangan Bp. Busyro M..
    • M3  •  2 bulan yang lalu
      Ganti Pengacara Ganti adanya Laporan Baru..Apakah bs dipercaya si Mindo ini.. kita jng sampai terpengaruh dibentuknya Opini Publik dari Media, Pengacara dan Pengamat yg akhirnya kita ber-suudzon kepada orang/kelompok/partai..lebih baik kita berdoa kpd Allah SWT semoga NKRI dijauhkan dr orang-orang Dzalim/Korupsi/Tamak/Munafik