Hatta Berikan Modal Bagi 25 Pemenang Wirausahawan MAPAN

TRIBUNNEWS.COM,JAKARTA--Ketua Umum PAN Hatta Rajasa memberikan modal kerja kepada 25 pemenang wirausahawan MAPAN regional Jakarta sebesar 5 juta rupiah/pemenang.

“Jangan dilihat besarnya modal yang kami berikan tetapi ilmu dan semangat wirausahawan di Indonesia perlu kita dorong. PAN mendorong para wirausahwan MAPAN ikut dalam ajang pemeran wirausahawan seperti saat ini,” ujar Hatta, disela-sela pembukaan pemeran wirausahawan Pameran Pasar Anak Negeri,”di Jakarta, Jumat (27/7/2012).

Untuk diketahui, pemenang ini adalah buah kompetisi wirausahawan MAPAN yang telah berhasil mencetak ribuan wirausahawan baru yang tersebar di 11 regional di Indonesia. Para wirausahawan muda ini berasal dari SMU hingga Mahasiswa.

Tegas dikatakan, para pemenang ini telah mendapatkan pelatihan oleh para pakar bisnis dan akademisi. Selanjutnya dibimbing untuk menjalankan bisnisnya. "Mereka ini akan diintegrasikan satu sama lain sehingga membentuk jaringan bisnis yang sangat besar,” terang dia.

Lebih lanjut dijelaskan, setelah mendapatkan gemblengan dari para pakar bisnis, maka semua pemenang kompetisi MAPAN ini siap untuk terjun ke masyarakat dan mengembangkan bisnis mereka.

Selain itu, juga diberikan bantuan modal dan akan terus memfasilitasi untuk mendapatkan modal tambahan di perbankan. "Sehingga bisnis mereka bisa menjadi besar,”kata Hatta Rajasa, yang juga Menko Perekonomian.

Hatta mengaku kagum dengan kegigihan para mahasiswa dan pelajar SMU yang antusias mengikuti kompetisi MAPAN demi mengembangkan bakat mereka untuk bisa membuka lapangan kerja bagi orang lain.

Hatta berharap, pengembangan bibit-bibit wirausahawan di kalangan anak muda  berkembang secara cepat sehingga defisit wirausahawan yang dialami Indonesia bisa dikurangi. Bisa bersaing dengan negara-negara lain di Asia Tenggara yang telah lebih dulu mengembangkan wirausahawan muda.

“Kita harus kembangkan bibit-bibit wirausahawan semacam ini di Indonersia agar bangsa ini bisa semakin maju dan tidak tergantung dengan produk dari luar negeri,” tegasnya.

Berita Terkait: Tempe dan Tahu Hilang di Pasaran
  • Pembenahan Struktur Impor Kedelai Cegah Praktek Kartel
  • SBY: Cegah Kartel, Perajin Tempe Tahu Boleh Impor Kedelai
  • Mentan Tetap Tagih Lahan Tambahan 7,2 Juta Hektar dari BPN
  • Harga Tahu Tempe Tetap Naik Rp 2.000
  • Nunung Cs Kesulitan Cari Gorengan Tempe
  • Impor Kedelai Bukan Solusi, Tapi Musibah
PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.

POLL

Apakah Anda percaya pengerjaan proyek MRT yang sudah resmi dimulai akan berjalan tepat waktu sesuai rencana?

Memuat...
Opsi Pilihan Jajak Pendapat