Kabut Asap

Hatta: Indonesia Berikan Pinjaman Amankan Ekonomi Global

  • Beli ANTV, MNC Belanja Rp 4,9 Triliun

    Plasadana

    PLASADANA.COM - MNC Group menunjukkan ambisinya untuk menguasai bisnis media, terutama televisi, di Indonesia. Setelah menguasai tiga stasiun televisi terestrial dan jaringan televisi kabel Indovision, perusahaan milik Harry Tanoesoedibjo itu kini menguasai ANTV yang dimiliki grup Bakrie.Reuters mengabarkan, MNC mengeluarkan dana US$ 500 juta atau sekitar Rp 4,9 triliun untuk membeli saham PT Cakrawala Andalas Televisi yang mengelola ANTV. Namun belum diketahui proporsi saham yang diambil alih …

  • Singapura Minta RI Sebut Nama Pembakar Hutan  

    Singapura Minta RI Sebut Nama Pembakar Hutan  

    Tempo
    Singapura Minta RI Sebut Nama Pembakar Hutan  

    TEMPO.CO, Singapura - Pemerintah Singapura mendesak pemerintah Indonesia untuk mengungkapkan identitas perusahaan yang dituding melakukan pembakaran hutan. Menteri Luar Negeri dan Hukum Singapura, K. Shanmugam, mengatakan hal ini penting dalam upaya penegakan hukum, terutama karena tindakan mereka merugikan banyak pihak. "Mereka telah jelas-jelas melanggar hukum yang masuk dalam yurisdiksi Indonesia," kata dia seperti dikutip dari Bloomberg, Kamis, 20 Juni 2013. …

  • Lowongan Kerja Bagi Putra Daerah dari BRI

    Plasadana

    PLASADANA.COM - PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk secara resmi telah meluncurkan layanan terbaru untuk menjangkau masyarakat yang kesulitan mengakses produk dan jasa keuangan dengan nama layanan T-Bank.Dengan layanan ini, masyarakat tidak perlu lagi pergi ke bank untuk melakukan transaksi keuangan. Cukup menggunakan telepon gengam yang berfungsi sebagai account number (nomor rekening).Sekretaris Perusahaan BRI Muhammad Ali menjelaskan, semua masyarakat baik nasabah BRI atau bukan, dapat …

Jakarta (ANTARA) - Menko Perekonomian Hatta Rajasa memastikan pinjaman yang akan diberikan kepada Dana Moneter Internasional (IMF) sebesar maksimal satu miliar dolar AS merupakan kontribusi Indonesia kepada lembaga multilateral tersebut untuk mengamankan perekonomian global.

"Kita ini bagian dari ekonomi global. Jadi kalau di luar kena, tentu kita terkena imbasnya juga. Kita harus ikut kerja keras. Kalau tenang-tenang saja, kita bisa kena," katanya di Jakarta, Jumat.

Menurut Hatta, akan lebih baik apabila pinjaman tersebut tidak hanya diberikan kepada kawasan Eropa, namun juga kawasan lain seperti Afrika yang membutuhkan pinjaman untuk mendorong perekonomian di sana.

"IMF kan membutuhkan 430 miliar dolar AS untuk menginjeksi kesulitan keuangan, tapi dana sebesar itu jangan dihabiskan di Eropa, melainkan juga didistribusikan ke Afrika, dan negara miskin yang membutuhkan," ujarnya.

Hatta mengatakan, pinjaman tersebut akan menjadi salah satu pembahasan antara Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dengan Direktur Pelaksana IMF Christine Lagarde dalam kunjungan ke Jakarta pada 8-10 Juli 2012.

Sebelumnya, Menteri Keuangan Agus Martowardojo mengatakan pemerintah sedang mempertimbangkan untuk memberikan bantuan pinjaman dalam rangka memperkuat permodalan Dana Moneter Internasional (IMF).


"Kita sedang menyelesaikan proses intern untuk memberikan pinjaman kepada IMF, supaya kita bisa menjaga kekuatan ekonomi dunia agar jangan memburuk dan membahayakan kondisi secara keseluruhan," katanya.


Menurut dia, permodalan tersebut dibutuhkan oleh IMF dan kebijakan untuk memberikan pinjaman itu menunjukkan Indonesia dalam kondisi baik serta berkomitmen untuk menjaga perekonomian global dari pengaruh krisis di Eropa.


Menkeu menjelaskan bantuan komitmen tersebut bukan berasal dari anggaran negara, namun dari pengelolaan dana yang merupakan bagian dari cadangan devisa Indonesia.


"Kalau nanti kita memberikan bantuan pinjaman kepada IMF, itu tetap berada dalam neraca Indonesia sebagai cadangan devisa, tetapi tercatat sebagian di IMF," ujarnya.


Salah satu hasil pertemuan KTT G-20 di Los Cabos, Meksiko, negara peserta menyatakan komitmen untuk mendukung ketersediaan sumber keuangan yang cukup bagi IMF dalam menjalankan fungsi surveillance globalnya.


Untuk keperluan tersebut, para pemimpin G-20 mendukung penuh kesepakatan para Menteri Keuangan dan Gubernur Bank Sentral untuk penambahan sumber dana bagi operasional IMF sebesar 430 miliar dolar AS yang diperoleh melalui mekanisme bilateral arrangement antara negara donor dan IMF.(ar)

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.

Jajak Pendapat Yahoo!

Setujukah Anda jika Pekan Raya Jakarta kembali diselenggarakan di Monas?

Memuat...
Opsi Pilihan Jajak Pendapat