Hatta Minta Investasi Industri Lebih Dikendalikan

  • Tiga Bandara Berpotensi Terkena Dampak Kabut Asap

    Tiga Bandara Berpotensi Terkena Dampak Kabut Asap

    Tempo
    Tiga Bandara Berpotensi Terkena Dampak Kabut Asap

    TEMPO.CO, Jakarta-- Perum Lembaga Penyelenggara Pelayanan Navigasi Penerbangan Indonesia (LPPNPI) menyebut ada tiga bandara yang berpotensi terkena dampak kabut asap akibat kebakaran hutan di Sumatera. "Bandara di Pekanbaru, Batam dan Jambi," kata Direktur Keselamatan dan Standar LPPNPI, Wisnu Darjono, saat dihubungi Tempo, Kamis, 20 Juni 2013. …

  • DPR Khawatir Pemerintah Ragu Naikkan Harga BBM

    DPR Khawatir Pemerintah Ragu Naikkan Harga BBM

    Tempo
    DPR Khawatir Pemerintah Ragu Naikkan Harga BBM

    TEMPO.CO, Jakarta- Ketua Komisi V Dewan Perwakilan Rakyat  Laurens Bahang Dama, memberi jawaban singkat saat ditanya mengenai rencana pemerintah mengumumkan kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi. "Saya takut pemerintah ragu-ragu menaikkan harga BBM," ujarnya saat dihubungi Tempo, Kamis, 20 Juni 2013. …

  • Sehari, Pesawat Lion Air Terbang 700 Kali

    Sehari, Pesawat Lion Air Terbang 700 Kali

    Tempo
    Sehari, Pesawat Lion Air Terbang 700 Kali

    TEMPO.CO, Jakarta -Lion Air kini menjadi salah satu maskapai penerbangan swasta terbesar di Indonesia. Beroperasi sejak tahun 2000, Lion Air terus melakukan ekspansi besar-besaran sebagai maskapai penerbangan murah atau low cost carrier di Indonesia. Tak hanya melayani rute dalam negeri, Lion Air juga melayani penerbangan luar negeri seperti ke Vietnam, Malaysia, Singapore, dan Arab Saudi. …

TEMPO.CO, Jakarta - Menteri Koordinator Perekonomian Hatta Rajasa meminta para pengusaha dan pemangku kepentingan tidak lengah dan terbuai atas hasil pertumbuhan ekonomi yang mencapai 6,4 persen selama kuartal II lalu. Meski Badan Pusat Statistik mencatat investasi menjadi salah satu faktor pendorong penting dalam pertumbuhan ekonomi, yaitu dengan kontribusi sebesar 12,3 persen, Hatta meminta penanaman modal ini lebih dicermati lagi.

"Harus dicermati industri-industri yang sekarang sedang dibangun. Jangan sampai justru menggunakan bahan baku impor tinggi karena itu akan memukul neraca pembayaran kita," kata Hatta, Rabu, 8 Agustus 2012.

Ia meminta secara khusus pada Badan Koordinasi Penanaman Modal untuk mengatur investasi yang masuk. Jangan sampai investasi yang akan dibangun itu banyak menggunakan komponen bahan baku dan bahan penolong berupa produk impor. Pemerintah khawatir investasi yang tinggi, tapi diiringi lonjakan penggunaan produk impor, akan membuat neraca perdagangan semakin kedodoran.

Saat ini, Hatta mencermati banyak investasi untuk industri manufaktur yang datang dari Cina. "Ini kita senang, tapi diwanti-wanti bahan bakunya dari mana," ucapnya.

Industri domestik harus didukung agar bisa memproduksi bahan modal dan bahan baku tersebut untuk mengurangi impor. Pasalnya, saat ini, sebanyak 73 persen impor hanya untuk bahan baku penolong.

Selain soal investasi industri, terdapat dua hal lain yang tetap harus dijaga untuk mendorong pertumbuhan ekonomi, yaitu konsumsi domestik dan pembangunan infrastruktur. Konsumsi domestik tetap harus diperkuat, tapi inflasi harus dikendalikan. Sebab, inflasi yang tinggi juga bisa menggerus perekonomian dalam negeri.

Dan yang terakhir mengenai infrastruktur. Investasi yang tinggi ke depannya diharapkan seiring dengan pembangunan infrastruktur. "Terutama untuk pelabuhan, jangan sampai pembangunan ini terhambat karena akan menghambat investasi juga," katanya.

GUSTIDHA BUDIARTIE

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.

Jajak Pendapat Yahoo!

Setujukah Anda jika Pekan Raya Jakarta kembali diselenggarakan di Monas?

Memuat...
Opsi Pilihan Jajak Pendapat