Kabut Asap

Hatta: Nasionalisasi Perusahaan Asing Rendahkan Harga Diri

  • Tiga Bandara Berpotensi Terkena Dampak Kabut Asap

    Tiga Bandara Berpotensi Terkena Dampak Kabut Asap

    Tempo
    Tiga Bandara Berpotensi Terkena Dampak Kabut Asap

    TEMPO.CO, Jakarta-- Perum Lembaga Penyelenggara Pelayanan Navigasi Penerbangan Indonesia (LPPNPI) menyebut ada tiga bandara yang berpotensi terkena dampak kabut asap akibat kebakaran hutan di Sumatera. "Bandara di Pekanbaru, Batam dan Jambi," kata Direktur Keselamatan dan Standar LPPNPI, Wisnu Darjono, saat dihubungi Tempo, Kamis, 20 Juni 2013. …

  • Dari Mana Kekayaan Miliarder Hong Kong?

    Plasadana

    PLASADANA.COM - Pesatnya pertumbuhan jumlah miliarder - termasuk nilai asetnya - di Hong Kong, membuat kota ini mengalahkan Singapura.Aset para miliarder itu, berdasarkan laporan RBC Wealth Management and Capgemini, terutama didorong oleh kinerja di pasar modal sepanjang 2012. Para miliarder yang dimaksud pada laporan tersebut adalah pemilik investasi di atas US$ 1 juta atau sekitar Rp 10 miliarDari laporan yang dirilis pada minggu ini, disebutkan bahwa jumlah kekayaan para miliarder di Hong …

  • Adu Kuat Singapura Vs Hong Kong

    Plasadana

    PLASADANA.COM - Dua mantan koloni Inggris, yaitu Hong Kong dan Singapura, bertarung ketat dalam memperebutkan status sebagai penghubung industri keuangan di kawasan regional Asia.Saat ini, berdasarkan laporan RBC Wealth Management and Capgemini, nilia kekayaan miliarder di Hong Kong sudah mengungguli Singapura. Sepanjang tahun lalu, kekayaan miliarder Hong Kong mencapai US$ 560 miliar, sementara di Singapura US$ 489 miliar.Walaupun sama-sama besar, namun keduanya tetap masih di bawah Jepang, …

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Hatta Rajasa mengatakan nasionalisasi perusahaan asing yang beroperasi di Indonesia bukan penyelesaian masalah karena justru akan merendahkan harga diri bangsa di mata investor.

"Indonesia tidak akan melakukan nasionalisasi karena itu mencederai kontrak yang kita buat sendiri," kata Hatta Rajasa di Jakarta, Kamis.

Hatta mengatakan pemerintah harus melakukan langkah yang elegan dengan investor asing yang bermasalah.

"Kita tidak melakukan nasionalisasi tapi renegosiasi (perundingan ulang) dengan kontrak-kontrak baru yang menguntungkan kita," katanya.

Menurut dia, investor dari luar tidak bisa dipisahkan dengan laju pembangunan Indonesia begitu saja sehingga lebih terhormat jiak dilakukan renegosiasi dengan tidak mengurangi kepentingan-kepentingan nasional.

Sementara itu rapat koordinasi Blok Cepu pada Kamis ini membahas kebijaksanaan tindak lanjut pengoptimalan Blok Cepu agar lebih produktif.

"Aset minyak yang akan segera dikerjakan Pertamina itu kita minta agar dipercepat produksi gasnya," kata Menko Perekonomian.

Pemerintah menargetkan Blok Cepu dapat memproduksi minyak lebih dari 120 ribu barel per hari pada 2014.

Sementara itu Menteri Energi dan Su,ber Daya Mineral (ESDM), Jero Wacik mengatakan pengembangan infrastruktur minyak dan gas bumi di sejumlah lokasi dilakukan dengan pemanjangan pipa.

"Pipanisasi itu segera dibangun di jalur Cirebon-Semarang (230 km), Semarang-Gresik (250 km), dan 'Floating Storage Regasifkation Unit'(FRSU) di Semarang," kata Jero Wacik.

Dia menjelaskan pipa yang dibangun itu memiliki diameter yang selebar 28 inchi yang tentunya lebih lebar dari sebelumnya demi proyeksi kebutuhan untuk tahun 2020.

Upaya tersebut merupakan bagian dari pipanisasi sepanjang 700 km, yang nantinya akan menghubungkan semua sumber gas dengan sejumlah titik industri penting di seluruh Jawa.

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.

Jajak Pendapat Yahoo!

Setujukah Anda jika Pekan Raya Jakarta kembali diselenggarakan di Monas?

Memuat...
Opsi Pilihan Jajak Pendapat