TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Menteri Koordinator Perekonomian, Hatta Rajasa memperkirakan realisasi subsidi Bahan Bakar Minyak (BBM) dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2012 meningkat.
"Yang harus kita cermati yaitu kemungkinan meningkatnya belanja atau subsidi BBM yang semula di dalam APBN-P 2012 diperkirakan Rp 137,4 triliun atau 40 juta kilo liter namun perkiraan realisasinya mencapai Rp 211,9 triliun atau sekitar 45,2 juta kilo liter," kata Hatta, dalam keterangan pers usai sidang kabinet paripurna bidang ekonomi di kantor Presiden Jakarta, Rabu (26/12/2012), malam.
Sementara itu, lifting minyak dalam APBN yang awalnya diperkirakan 930 ribu barel, namun perkiraan realisasinya hingga akhir tahun sebesar 863 ribu barel.
"Namun demikian, dari sisi gas itu meningkat di atas 1,2 juta setara barel oil. Dengan demikian maka penerimaan sektor migas tidak terlalu jauh dari perkiraan," kata Hatta.


