H+5 Terperangkap

Hayono: Dua Cagub DKI Sama-sama Berpeluang

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Terkait Pilkada putaran kedua yang akan dilangsungkan September mendatang, Anggota Dewan Pembina Partai Demokrat, Hayono Isman, mengimbau masyarakat agar lebih teliti dan mencermati sosok yang akan mereka pilih nanti.

"Kita sebaiknya memberi peluang kepada warga untuk meneliti calon-calon yang tampil, bukan hanya lewat iklan-iklan, karena kita menginginkan demokrasi yang berkualitas," terang Hayono saat ditemui disela-sela acara Open House di Wisma MAS ISMAN Jl. Teuku Cik Ditiro no. 34, Menteng, Jakarta Pusat, Senin (20/8/2012).

Anggota Komisi I DPR RI, juga berharap dengan semakin kenalnya pemilih terhadap calon, akan menghasilkan demokrasi yang berkualitas. Selain itu juga diharapkan mampu mengurangi angka golput pada putaran kedua.

"Terutama bagi pemilih yang memutuskan untuk tidak nyoblos (pada putaran pertama), diharap dengan mengenal calon lebih baik mereka jadi tahu mana yang akan mereka pilih," paparnya.

Mengenai peluang Fauzi Bowo, Calon Gubernur yang diusung Partai Demokrat, Hayono mengatakan peluang masing-masing calon sama kuat untuk memenangi Pilkada Putaran Kedua nanti.

"Saya pikir keduanya punya peluang, yang kuat, tapi tentunya namanya kompetisi memang harus saling mengalahkan, tapi tentu tidak boleh saling menjatuhkan," papar Hayono.

Jika yang dikedepankan adalah keinginan saling menjatuhkan, lanjut Hayono, yang kemudian muncul adalah cara-cara yang tidak sehat dalam berkompetisi.

"Yang muncul jadinya isu-isu black campainge, SARA, saya pikir itu tidak perlu terjadi," ujarnya.

baca juga:

  • BNPB dan BPPT Guyur Hujan Buatan untuk Atas Bencana Asap
  • Kawasan Tangkapan Air di Puncak Berkurang 5 Ribu Hektar
  • Tim Pembela Kretek Ajukan Uji Materi UU Kesehatan
  • Waspada El Nino Oktober Mendatang
  • Kolaborasi Korporasi Untuk Bersihkan Bali
PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.

POLL

Yakinkah Anda, wanita-wanita yang terlibat dengan Ahmad Fathanah akan dikenakan sanksi hukum?

Memuat...
Opsi Pilihan Jajak Pendapat