Berburu Harta Luthfi

Hayono Isman Minta Anas Urbaningrum Kesatria

TRIBUNNEWS.COM,JAKARTA--Anggota Dewan Pembina Partai Demokrat Hayono Isman meminta sikap kesatria dari pengurus DPP Partai Demokrat. Khususnya, Ketua Umum Partai Demokrat Anas Urbaningrum dalam menyikapi hasil survei Lingkaran Survei Indonesia (LSI) yang memperlihatkan tingkat elektabilitas Demokrat terus merosot.

"DPP rapat khusus untuk membahas ini. Ada jalan keluar solusi terbaik agar laju penurunan (survei Demokrat) ini dapat dicegah. Bisa digelar rapat khusus yang dapat menghasilkan solutif, sikap ksatria dan kedewasaan," kata Hayono kepada wartawan di gedung DPR RI Jakarta, Senin (18/6/2012).

Sikap kedewasaan seperti apa? Hayono mengatakan rekan-rekannya di DPP Demokrat tahu persis apa yang bisa dilakukan.

"Dimana ketum (ketua umum Anas Urbaningrum) kami, dikaitkan dengan Nazarudin, silahkan dipertimbangkan dengan kita. Sehingga dapat mengembalikan elektabilitas partai," kata Hayono.

Dijelaskan Dewan Pembina menyerahkan ke DPP keputusan apa yang akan diambil. "Menurut hemat saya ada rapat khusus soal itu apalagi kalau (hasil survei) mendekati angka psikologis 10 persen," kata Hayono.

Hayono menegaskan penurunan elektabilitas Demokrat begitu drastis dari Juni 2011 lalu yang masih di angka 21 persen dan kini turun menjadi 11,3 persen. Survei LSI yang dilansir di Jakarta kemarin menunjukkan elektabilitas Demokrat turun ke posisi ketiga padahal pada Pemilu 2009 lalu partai ini berada diurutan pertama.

Dalam survei ini Demokrat mendapatkan 11,3 persen. Golkar diurutan pertama dengan 20,9 persen dan PDI Perjuangan 14,0 persen suara responden yang disurvei.

LSI mengakui penurunan elektabilitas Demokrat salah satunya karena masalah internal partai dan kasus korupsi Mantan Bendahara Umum Demokrat Nazaruddin dan rekan-rekannya.

Berita Terkait: Nasib Anas di Demokrat
  • Bulan Agustus Pendiri Demokrat Kumpul Lagi
  • Pendiri Demokrat: Yang Terbukti Korupsi Dibersihkan
  • Parpol Mana yang Lebih Korup dari Demokrat?
  • Anas Anggap Wajar Ada Kader Demokrat Bermental Lembek
  • Anas Tak Hadir di Acara Deklarator PD karena 'Ayu…
  • Anas: Pidato SBY Benar Semua
PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.

POLL

Yakinkah Anda, wanita-wanita yang terlibat dengan Ahmad Fathanah akan dikenakan sanksi hukum?

Memuat...
Opsi Pilihan Jajak Pendapat